Sekayu, Sumselupdate.com – Menjalankan rutinitas seperti biasanya, Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Dodi Reza Alex Noerdin melaksanakan shalat Jumat berjamaah di Masjid Al-Huriyah Desa Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba, kemudian dilanjutkan melakukan kunjungan kerja ke Desa Lais.
Kedatangan orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini disambut hangat warga Desa Lais dan sekitarnya bersama Jemaah Masjid Al-Huriyah.
Tidak hanya itu, usai melaksanakan shalat Jumat berjamaah, Bupati Muba ini menyempatkan diri makan siang bersama warga Desa Lais.
“Lauk pindang, ini makanan kito nian. Terima kasih Pak Zainal sudah menjamu makan siang saya dan rombongan,” ungkap Dodi saat berkunjung dan makan siang bersama warga di kediaman Zainal, tokoh masyarakat Desa Lais,
Pada kesempatan tersebut, Dodi mengimbau peran serta masyarakat termasuk warga Lais untuk menaati dan mengawasi pelaksanaan implementasi Perda Kabupaten Muba Nomor 2 Tahun 2018 tentang pesta rakyat.
“Perda ini kita taati bersama-sama, demi kebaikan Muba. Tidak lain tujuannya agar pesta malam ditiadakan menghindari generasi penerus khususnya anak anak kita tidak terlibat dan pencegahan narkoba dan menghindari konflik antar-warga yang diduga saat pesta malam disalahgunakan oleh pihak lain untuk menghancurkan generasi kita, perda itu tujuannya kesana mari selamatkan generasi penerus kita kedepanya dan kita lawan Narkoba masuk ke daerah kita,” kata Dodi.
Selain itu, suami mantan presenter Metro TV Thia Yufada ini juga menjelaskan, saat ini dirinya bersama jajaran Pemkab Muba terus berupaya merumuskan dan menaikkan harga hasil perkebunan kita baik karet dan sawit yang merupakan penghasilan petani kita dimuba.
“Kalau untuk sawit upaya yang saat ini kita lakukan adalah dengan melakukan peremajaan lahan sawit rakyat (replanting sawit) yang telah berjalan dan pertama di Indonesia Nah, kalau karet saat ini upayanya kita lakukan dengan pemanfaatan karet menjadi bahan campuran pembangunan jalan aspal,” katanya.
Menurut Dodi, upaya pemanfaatan karet menjadi bahan campuran pembangunan jalan aspal, ke depan dapat meningkatkan hasil petani. Selain itu kita ingin petani karet dan sawit mengikuti keinginan pasar sesuai dengan standar yang mereka inginkan dan kita akan terus memperjuangkan serta melawan kampanye hitam tentang sawit kita,” jelas Dodi Reza.
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Lais, Zainal menuturkan, warga Lais sangat merasakan banyak perubahan semenjak dipimpin Bupati Dodi Reza Alex Noerdin.
“Pak Dodi juga telah menggratiskan seragam dan alat tulis bagi murid SD-SMP di Muba, program ini sangat baik sekali,” ungkap Zainal.
Dikatakannya, program yang diterapkan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin sangat menyasar seluruh lapisan utamanya bagi warga menengah ke bawah.
“Kami berharap Pak Dodi terus diberikan kesehatan serta berhasil mewujudkan Muba Maju Berjaya tahun 2020 dan program kerja Pak Dodi kita akan dukung penuh demi terwujudnya kesejateran masyarakat Muba dan mengenai pelaksanan pesta malam kami akan sosialisasikan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda yang ada di Desa Lais. Toh tujuannya baik niatnya baik, jangan sampai akibat pesta malam generasi penerus kita menjadi korban narkoba,” ujarnya. (est/rel)











