Unggah Foto yang Dinilai Vulgar, Binarawagan Wanita di Iran Ditahan

Sabtu, 21 Januari 2017
Binaragawan wanita Iran mengunggah fotonya sedang berolahraga di pusat kebugaran. Karena fotonya dianggap terlalu vulgar, sang binaragawan ini ditahan.

Teheran, Sumselupdate.com – Pihak berwenang menahan binaragawan wanita Iran karena mengunggah fotonya sedang berolahraga di pusat kebugaran. Gambarnya dianggap terlalu vulgar.

Menurut aturan di Iran, wanita  harus mematuhi aturan pemakaian yang ketat, yaitu mengharuskan mereka memakai jilbab dan baju longgar menutupi seluruh tubuh. Mereka yang terbukti melanggar hukum itu dapat disebut bertelanjang.

Read More

Meskipun identitas wanita itu tidak diungkapkan pihak berwenang, media melaporkan dia adalah binaragawan terkenal, Shirin Nobahari, yang memiliki 69,000 pengikut di Instagram dengan menggunakan nama ‘Shiri Muscleking.’

Nobahari adalah seorang dari dua binaragawan wanita Iran yang mengambil bagian dalam kompetisi binaraga internasional, pada September lalu.

Seperti yang dilansir Tempo.co dari News.com.au pada 20 Januari 2017, wanita itu dipenjara setelah gagal membayar jaminan sebesar US$ 62 (Rp 831 ribu) sebagai hukuman atas fotonya di sosial media terlalu vulgar.

Olaragawan  wanita Iran diizinkan bertanding dalam acara olahraga di tingkat internasional. Syaratnya,  mereka harus mematuhi kode berpakaian yang ditetapkan pemerintah.  Atlet wanita harus memakai celana trek dengan baju lengan panjang, sedangkan perenang harus memakai pakaian renang yang melindungi seluruh tubuh dan kepala.

Pada 2013, perenang wanita Elham Asghari berhasil menciptakan rekor baru Iran ketika berhasil berenang sejauh 20 kilometer di Laut Kaspia dalam waktu delapan jam dengan memakai hijab sepenuhnya. Namun, menurut laporan France24, rekornya tidak diakui oleh pemerintah Iran karena pakaian renangnya terlalu vulgar.

Ada juga insiden di mana penggemar olahraga perempuan ditangkap untuk menonton acara olahraga laki-laki.

Pada tahun 2014 seorang wanita, Ghoncheh Ghavami, 25 tahun, ditangkap dan dibawa ke penjara terkenal, Evin, Teheran, setelah mencoba untuk menonton pertandingan voli putra antara Iran dan Italia. Wanita Iran juga dilarang menonton pertandingan sepak bola pria, termasuk permainan tim nasional. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts