PALI, Sumselupdate.com — Akibat terjadinya padam listrik yang sudah memakan waktu lebih kurang 13 jam, membuat sejumlah warga di Kabupaten PALI, mengeluhkan kondisi itu, Sabtu (17/12/2022).
Keluhan warga tersebut tidak hanya ditulis di laman media sosial, bahkan ada juga yang menjadi perbincangan di pondok Pance.
Seperti yang disampaikan, Rahman, warga Kelurahan Talang Ubi Timur. Ia mengeluhkan jika mati lampu yang sudah seharian ini menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi terganggu.
“Bahkan, perekonomian juga terganggu karena mati lampu. Seperti warung foto copy, orang-orang yang berjualan dagangan malam seperti martabak dan lain-lain. Semuanya menjadi terhambat karena mati lampu,” ucapnya.
Sementara itu, Manajer PLN Rayon Pendopo, Iman Aswilton, ST saat dihubungi media ini menerangkan jika pihaknya saat ini sedang melakukan sinkronisasi tegangan dari Gardu Induk yang baru.
Dijelaskan Iman bahwa pihak PLN sedang melakukan uji coba dan Energize Gardu Induk yg baru di Simpang Belimbing, Kabupaten Muaraenim.
“Sekarang lagi proses sinkronisasi tegangan pada sisi Trafo biar aman tegangan yang nyampe ke pelanggan,” jelasnya.
Ia juga meminta maaf kepada para pelanggan karena pekerjaan yang dilakukan menjadi molor.
“Mohon maaf nian agak molor pekerjaan karena memang harus dipastikan nian jangan sampai bermasalah di kemudian hari. Kalau kami paksakan masuk tegangan secara menyeluruh dan tidak bertahap bakal terjadi ledakan yang berdampak pada peralatan elektronik pelanggan,” urainya.
Ditambahkan Iman, usai disambung dengan Gardu Induk yang baru, ada kelebihan yang akan dirasakan oleh para pelanggan.
“Sumber tegangan dan beban lebih dekat, kualitas tegangan menjadi baik, kalau kemarin ada tegangan sampai di bawah 150Volt menjadi standar dikisaran 220Volt,” ungkapnya.
Kemudian, dengan aliran listrik dari gardu induk yang baru, ketersediaan Catu daya untuk potensi pembangunan daerah lebih maksimal karena dekat dengan sumber tegangan dan beban.
“Selain itu, dapat meminimalisir padam akibat gangguan yang terjadi di Pangkal (Dari Gunung Megang sampai dengan Simpang Belimbing), serta percepatan koordinasi penanganan gangguan,” bebernya.
Ia mengungkapkan syukur uji coba yang dilakukan kemarin berhasil dan rata-rata tegangan sekarang sudah di atas 210Volt.
“Yang menjadi kendala dan sedang progres dikerjakan dan kami pastikan selesai hari ini, yaitu selama ini sumber tegangannya jauh dan berubah menjadi dekat. Dalam hal ini perlu penyesuaian lagi Setting Tegangan Trafo Pelanggan dengan tegangan yang keluar dari Gardu Induk yg baru ini, dan ini harus dilakukan satu persatu per trafo agar tidak terjadi tegangan lebih yg bisa mengakibatkan kerusakan peralatan elektronik pelanggan. Mulai sore kemarin supply kita sudah langsung dari Gardu Induk Simpang Belimbing,” tutupnya. (adj)











