Pagaralam, Sumselupdate.com – Beberapa hari terakhir, kualitas udara di Kota Pagaralam semakin memburuk akibat kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumsel. Beberapa langkah pun sudah diambil pemerintah, antara lain, memundurkan jam masuk sekolah hingga merumahkan siswa, dan juga pembagian masker gratis.
Seperti halnya, pagi ini, Selasa (15/10/2019), Dinas Kesehatan kota Pagaralam membagikan 1.000 masker kepada seluruh pengendara di Pagaralam untuk mengantisipasi tingginya pengidap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Pembagian itu berlangsung di area pasar Dempo Permai.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Pagaralam Dessy Elviani mengatakan, pembagian masker tersebut untuk mengedukasi kepada masyarakat agar tidak terpapar secara langsung kabut asap akibat Karhutlah yang saat ini sedang berlangsung.
Sebab, polusi udara yang tak sehat dapat menimbulkan gejala penyakit ISPA kepada masyarakat. Terlebih lagi saat beraktifitas diluar rumah
“Masyarakat harus sadar, penggunaan masker ini untuk mencegah agar tak terkena ISPA,” terang Dessy Elviani
Dessy pun mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kualitas udara yang terus menurun akibat terpapar kabut asap.
“Kita juga sudah membuat surat edaran kepada Puskesmas yang terdampak untuk segera mengambil langkah secepatnya agar penderita ISPA bisa dicegah,” lanjut dia. (ric)











