Tragis, Lima Warga Desa Bunglai OKU Tewas Terbunuh, Begini Kronologi Lengkapnya

Pelaku Otori Efendi saat diamankan usai menghabisi lima warga Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, OKU, Sumsel, Jumat (26/11/2021).

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Warga  Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (26/11/2021) petang, dibikin diheboh.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, ada lima orang warga tewas terkena tusukan dan sabetan senjata tajam yang dilakukan Otori Efendi (25), warga Kampung III, Desa Bunglai, Kecamatan  Peninjauan OKU.

Kelima korban masing-masing Sari (45), warga Kampung I, Desa Bunglai, Kecamatan Peninjauan, OKU. Sari tewas dengan luka robek melingkar di bagian leher sepanjang 13 sentimeter lebar dua sentimeter dengan kedalaman 10 sentimeter.

Selain itu Sari mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan panjang dua sentimeter lebar dua sentimeter dengan kedalaman empat sentimeter, luka tusuk pada tangan atas panjang 4,5 sentimeter dengan lebar tiga sentimeter, kedalaman tiga sentimeter, luka tusuk bahu kiri atas panjang 5,5 sentimeter dengan lebar dua sentimeter dengan kedalaman dua sentimeter, luka tusuk pergelangan kanan bagian dalam panjang lima sentimeter dengan lebar 1,5 sentimeter dengan kedalaman empat sentimeter.

Luka tusuk di bagian ketiak atas kiri panjang tiga sentimeter, lebar 1,2 sentimeter dengan kedalaman dua sentimeter, luka tusuk terbuka bagian leher belakang panjang enam sentimeter, lebar dua sentimeter dengan, kedalaman sepuluh sentimeter serta luka tusuk ketiak bawah panjang dua sentimeter dengan lebar 0,5 sentimeter dan kedalaman tiga sentimeter.

Korban kedua Ikrom (43) meregang nyawa dengan mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dengan panjang tiga sentimeter, lebar 1,5 sentimeter dengan kedalaman 4,5 sentimeter.

Jenazah salah satu korban pembunuhan Otori Efendi.

Untuk korban ketiga Endang meninggal dunia dengan mengalami luka tusuk di bagian rahang bawah kanan panjang dua sentimeter, lebar 0,5 sentimeter dengan kedalaman satu sentimeter, luka lecet di alis kanan panjang satu sentimeter, lebar 0,5 sentimeter, luka tusuk bagian dada panjang 8,5 sentimeter, lebar 2,5 sentimeter kedalaman 2,5 sentimeter, luka tusuk lengan bawah kiri panjang empat sentimeter, lebar satu sentimeter, kedalaman dua sentimeter, luka tusuk di lutut bawah panjang enam sentimeter, lebar dua sentimeter dengan kedalaman satu sentimeter.

Sedangkan korban keempat Hendri Jaya (33) meninggal dunia dengan menderita luka tusuk di bagian perut bagian atas sebelah kiri panjang tujuh sentimeter, lebar tiga sentimeter dengan kedalaman 15 sentimeter.

Korban kelima adalah Erni (33) yang merupakan istri Endang yang tewas akibat mengalami luka tusuk di lengan kanan atas panjang lima sentimeter, lebar dua sentimeter, luka tusuk pinggang kanan panjang dua sentimeter, lebar satu sentimeter.

Luka robek jari kanan panjang satu sentimeter, lebar 0,5 sentimeter, luka tusuk di bokong kiri panjang satu sentimeter, lebar 0,5 sentimeter, luka robek di bagian pinggang kanan bawah panjang 2,5 sentimeter, lebar satu sentimeter.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo, SIK melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres OKU AKP Mardi Nursal membenarkan peristiwa tragis yang menyebabkan kelima korban meninggal dunia.

Menurut AKP Mardi Nursal, jika pelaku Otori Efendi sudah  hampir satu tahun lebih tidak pernah keluar dari rumahnya. Diduga kuat jika pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Peristiwa ini menurut AKP Mardi Nursal berawal pada Kamis (25/11/2021) sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku yang tengah berada di rumah saudaranya bernama Sunar di  Kampung I, Desa Bunglai melakukan pemukulan terhadap warga Suhadirman (53), warga Kota Bumi Lampung yang berdomisili Kampung III, Desa Bunglai.

Usai kejadian itu, keesokan harinya pada Jumat (26/11) sekitar pukul 16.30 WIB, pelaku menggunakan baju warna hitam yang mengendarai sepeda motor Honda CBR warna hitam Nopol  B-6566-VMU berhenti dan makan siomai bersama korban Hendri Jaya.

Saat itu entah kenapa pelaku langsung melakukan penusukan terhadap Hendri Jaya. Usai menghabisi nyawa Hendri Jaya, pelaku mengarahkan senjata tajamnya kepada Ikhrom yang sedang melintas menggunakan sepeda motor.

Ketika itu Ikrom berhenti setelah melihat keributan, lalu pelaku melakukan penusukan kembali kepada Ikhrom.

Setelah itu pelaku langsung menuju ke sumur dan ketemu korban ketiga yakni  Erni yang sedang mengambil air dan kembali senjata tajam pelaku mengoyak dan menghabisi nyawa korban ketiganya itu.

Peristiwa pembunuhan Erni ini membuat suaminya Endang keluar rumah. Tak mengambil waktu panjang, pelaku melakukan penusukan kembali terhadap Endang.

Usai menghabisi Endang, pelaku bertemu dengan korban  kelima bernama Sari yang keluar rumah dikarenakan mendengar keributan.

Pelaku kemudian merangkul korban Sari dan secepat kilat langsung melakukan penusukan dan menggorok leher Sari.

Setelah kejadian tersebut pelaku kembali ke rumahnya mengendarai sepeda motor.

AKP Mardi Nursal mengatakan, saat ini Otori Efendi telah diamankan di Mapolres OKU untuk dilakukan pemeriksaan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.