Tragis, Buruh PT SAM Kabupaten OKI Tewas Dimangsa Buaya, Begini Kronologinya

Minggu, 16 Januari 2022
Petugas dibantu warga saat menyisir kanal distrik bagan rame PT SAM Kabupaten OKI untuk mencari tubuh Arpa Gunawan yang tewas diterkam buaya di lokasi kerjanya, Jumat (14/1/2022).

Laporan: Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Peristiwa binatang memangsa manusia terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More

Adalah Arpa Gunawan (28), warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, tewas diterkam buaya di lokasi kerjanya, Jumat (14/1/2022).

Peristiwa memilukan itu diketahui Kapolsek Air Sugihan Ipda M Indra Gunawan, SH setelah mendapat laporan via telepon dari pihak perusahaan yang melaporkan jika ada buruh tanam diterkam buaya di kanal distrik bagan rame.

Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Air Sugihan bersama anggota segera berangkat menuju lokasi kejadian.

Informasi yang diperoleh Kapolsek di lapangan, jika sebelum kejadian tersebut, korban yang bekerja sebagai buruh tanam PT SAM ditemani dua rekannya Riki dan Anton mencari signal untuk menelepon keluarganya.

Petugas dibantu warga saat menyisir kanal distrik bagan rame PT SAM Kabupaten OKI untuk mencari tubuh Arpa Gunawan yang tewas diterkam buaya di lokasi kerjanya, Jumat (14/1/2022).

Usai menelepon, korban bersama kedua rekannya hendak pulang istirahat ke base camp.

Ketiganya pun berenang menyeberangi kanal. Namun belum sampai ketepian, tubuh korban diterkam seekor buaya dan ditarik ke dasar kanal.

Kedua rekan korban yang melihat kejadian tragis itu segera berteriak meminta bantuan.

Dari keterangan kedua rekan korban, kata Kapolsek, lebih kurang satu jam setelah kejadian sebelum bantuan datang, keduanya sempat melihat binatang reftil tersebut muncul dan melihat korban di dalam mulut buaya.

Anggota Polsek bersama Tim Safety dan Sekurity PT BAP dibantu pihak PT SAM melakukan pencarian jenazah korban dengan menyisir seputaran semak-semak pinggir kanal dengan menggunakan perahu ketek.

Hingga sekitar pukul 19.30 WIB, tubuh korban akhirnya ditemukan setelah mengapung sekitar 30 meter dari tempat kejadian semula dengan kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke klinik, namun atas permintaan pihak keluarga, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Kayuagung, OKI. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts