Tragedi Kebakaran Tai Po Hong Kong: 55 Tewas, Ribuan Petugas Kerahkan Upaya Penyelamatan

Writer: - Jumat, 28 November 2025
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi kebakaran area residensial di Hong Kong, China selatan, pada 27 November 2025. (Xinhua/Wang Shen)

Hongkong, Sumselupdate.com – Kebakaran besar yang melanda gedung residensial di kawasan Tai Po, Hong Kong, menyedot perhatian seluruh warga kota. Banyak warga turut menawarkan bantuan kepada para korban yang terdampak musibah tersebut.

Heather Yin, manajer komunikasi Palang Merah Hong Kong, mengatakan seluruh lembaga dan organisasi bergerak bersama dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.

Read More

Pemerintah Daerah Administratif Khusus (SAR) Hong Kong bersama berbagai sektor masyarakat meningkatkan langkah penyelamatan setelah kebakaran melanda area permukiman tersebut. Lam Yick Kuen, anggota tim perawatan Tai Po, mengatakan kasur dan perlengkapan bantuan terus berdatangan, dan area tambahan untuk relokasi segera dibuka begitu logistik tiba.

Lam bekerja hingga larut malam di balai komunitas pada Rabu (26/11), menata akomodasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Ia menyebut batch pertama tim perawatan tiba sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 waktu setempat, sementara ia baru tiba sekitar pukul 18.00 atau 19.00.

Departemen Pemadam Kebakaran (FSD) Hong Kong menerima laporan kebakaran pada Rabu pukul 14.51 waktu setempat. Kobaran api di Wang Fuk Court, Tai Po, itu menewaskan 55 orang hingga Kamis (27/11) sore.

Usai insiden tersebut, Kepala Eksekutif SAR Hong Kong, John Lee, memimpin rapat darurat antardepartemen dan langsung mengaktifkan pusat pemantauan serta dukungan darurat. Ia menginstruksikan seluruh departemen terkait untuk memaksimalkan pemadaman, penyelamatan, dan penanganan korban.

Hingga Kamis pagi, lebih dari 200 mobil pemadam kebakaran, sekitar 100 ambulans, dan lebih dari 1.200 petugas pemadam diterjunkan ke lokasi. Kepolisian juga mengerahkan lebih dari 1.000 personel untuk evakuasi, penyelamatan, serta dukungan darurat. Sembilan rumah sakit umum disiagakan untuk menerima korban.

Pemerintah membuka sejumlah tempat penampungan sementara. Di Cheong Street Sports Center, ratusan warga yang dievakuasi ditempatkan di ranjang darurat yang tertata rapi. Petugas layanan bantuan sipil dan tim perawatan terus menyusuri area penampungan, memastikan kebutuhan korban terpenuhi, termasuk menyediakan air hangat untuk lansia dan membagikan makanan.

Partisipasi masyarakat terlihat sangat besar. Jacky Chu, presiden Lions Club of Hong Kong Alba, mengaku terkejut dengan banyaknya perlengkapan bantuan yang disumbangkan. Meski bukan warga setempat, ia langsung menuju lokasi setelah mendengar kabar kebakaran dan membantu proses relokasi serta distribusi bantuan hingga dini hari.

Palang Merah Hong Kong juga membuka hotline dukungan psikologis dan mengoordinasikan relawan di lapangan. Sementara itu, pusat-pusat donor darah di seluruh kota dipadati warga lokal, pendatang dari China Daratan, hingga pengunjung mancanegara. Beberapa pusat donor bahkan sudah penuh untuk tiga hari ke depan karena tingginya minat donor darah.

Bantuan tersebut memberi harapan bagi para korban. Seorang warga bermarga Chan menceritakan kepanikannya ketika melihat gedung tempat tinggalnya terbakar saat ia pulang dari kerja. Ia sempat kesulitan menghubungi anak dan ibunya yang berada di rumah, namun akhirnya dapat berkumpul kembali setelah proses evakuasi.

Para pekerja sosial terus memantau kondisi keluarga tersebut. Chan mengaku lega karena tetap bersama keluarganya dan merasa kuat berkat dukungan masyarakat. Ia yakin mereka dapat melewati masa sulit ini bersama.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts