1.300 TKS di PALI Dinyatakan Tak Lulus Verifikasi

Yukhairudin, Kepala BKD PALI

PALI, Sumselupdate.com  –Sebanyak 1.300 tenaga kerja sukarela (TKS) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dinyatakan tak lulus verifikasi dan tak berhak mengikuti uji kopentensi yang akan digelar pada 19 Juni nanti.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten PALI, Yukhairudin,  Selasa (14/6), mengatakan, dari 6.300 TKS yang berhak mengikuti tes kompetensi hanya 5.000 orang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, gugurnya 1.300 TKS ini hasil verifikasi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.

“Berdasarkan Surat Keputusan (SK), jumlah TKS sebanyak 6.300 orang. Namun yang sudah terverifikasi hanya 5.000 TKS. Bisa saja sisa tersebut disebabkan para TKS tidak lulus verifikasi. Kita tidak bisa mengatakannya berhenti bekerja,” tambah Yukhairudin.

Yukhairudin mengatakan, untuk posisi sopir, pramusaji, dan petugas keamanan kantor tidak akan mengikuti uji kompetensi pada 19 Juni nanti.

“Pramusaji, keamanan, dan sopir itu posisi yang tidak mengikuti uji kompetensi. Namun, ketiga posisi tersebut harus tes tersendiri. Selain itu, bagi TKS yang tidak lulus tetap mendapatkan gaji sampai bulan Juni ini,” ungkap Yukhairudin.

Dikatakannya, hingga hari ini, Pemerintah Kabupaten PALI belum menargetkan kebutuhan TKS yang nantinya akan lulus lewat uji kompetensi.

Yukhairudin menjelaskan hal itu disebabkan jika pihaknya masih menunggu hasil analisis dari setiap SKPD.

“Kita tidak bisa memutuskan angka yang dibutuhkan atau target kelulusan uji kompetensi TKS mendatang. Karenanya, kami harus menunggu analisis kebutuhan TKS di setiap SKPD,” ujar pria yang kerap disapa Yukhok.

Terpisah, Ali, salah satu TKS di Pemkab PALI mengaku was-was menghadapi uji kompetensi pada 19 Juni nanti.

“Belum tahu kak lulus apo idak. Apolagi kami jugo belum tahu jumlah TKS yang dibutuhke Pemkab PALI. Jadi, kami ikuti bae prosedurnyo,” kata Ali.

Hengki berharap, tidak ada Nepotisme dalam uji kompetensi nanti. “Semoga dari jajaran pimpinan, SKPD dan panitia berlaku objektif pada saat tes nanti,” harapnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.