Tim Terpadu SPPA: Pidana Anak Harus Dalam Bentuk Pembinaan dan Rehabilitasi

Senin, 19 November 2018

Palembang, Sumselupdate.com – Pidana anak harus mendapat perhatian khusus yaitu adanya pidana alternatif bagi penghuni lapas anak yang diterapkan LPKA Palembang. Sistem pidana anak harus dibedakan, dengan tanpa menghilangkan hak anak yang harus mendapat pendidikan yang layak.

Karena itu Kejaksaan Tinggi Sumsel bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang menerapkan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) untuk menuju Palembang sebagai kota anak-anak.

Read More

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel Ali Mukartono menerangkan, tujuan dibentuknya peradilan anak dengan cara dibina dan rehabilitasi adalah menyelamatkan anak bangsa.

“Anak-anak antara usia 12-17 tahun yang melakukan tindak pidana pasti ada faktor lain, pada dasarnya mereka tak punya sifat jahat. Ini sudah diamanatkan dalam undang-undang, tapi karena infrastruktur masih minim, kita mulai dari Palembang yang notabene pembinaan lapas anak terbaik se-Indonesia dan peringkat 6 penaganan pidana anak se-Indonesia,” papar Ali dijumpai saat peluncuran implementasi Sistem Peradilan Pidana Anak di Whyndam Hotel, Senin (19/11/2018).

Ia mengatakan bukan zaman nya lagi hukuman harus dipenjara, stigma di masyrakat menjadi tantangan dimana tindak kejahatan harus diterima setimpal.

“Ini untuk mendobrak sistem yang dianut KUHAP yang terkesan kaku. Dengan tim terpadu ini kita bisa melihat bagaimana proses hukum ditingkat pendidikan seperti apa,” kata dia.

Walikota Palembang Haronjoyo mendukung penuh terobosan baru dari tim terpadu pembinaan keterampilan anak yang diusung Kejaksaan Tinggi dan LPKA Klas I Palembang.

“Kita tahu anak-anak merupakan harapan bangsa, tentu tindak pidana juga harus dibedakan karena anak beluk bisa berpikir secara logis. Tentu disaat mereka di dalam tahanan mereka tak merasa sedang berhadapan dengan hukum,” ucapnya.

Masih kata dia, justru saat anak disatukan dengan napi lainnya malah saat keluar dari sel, si anak justru menjadi lebih ‘pandai’. “Dengan langkah-langkah seperti ini kita benar-benar menyelamatkan anak bangsa dengan diperlakukan secara adil,” tutupnya. (syd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts