Tiga Perampok Sopir Truk Buah Diciduk, Satu Pelaku Pecatan Anggota Polri

Tiga pelaku perampokan sadis yang korbannya sopir truk buah menjalani pemeriksaan di Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit I Kompol Antoni Adhi.

Palembang, Sumselupdate.com – Tiga pelaku perampokan sadis yang korbannya sopir truk buah di jalan keluar Tol Palindra, Kabupaten Ogan Ilir yang terjadi pada Kamis 20 Februari 2020 lalu, berhasil diringkus anggota Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit I Kompol Antoni Adhi.

Satu dari tiga pelaku bernama Endang (39) diketahui pecatan anggota Polri dan dua temannya Rian Hidayat (29) dan Angga (24).

Bacaan Lainnya

Ketiganya ditembak kakinya oleh petugas karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di Jalan Sukabangun, Sukarami Palembang, Senin (24/2/2020).

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, ketiga pelaku dalam melancarkan aksi perampokan terbilang sadis.

Di mana ketiga pelaku sebelum melakukan perampokan membuntuti kendaraan korban sejak dari pintu masuk tol Palindra.

Setelah truk korban dipepet, kendaraan pelaku lalu menghadang mobil truk korban. Setelah tak berdaya, korban disekap oleh pelaku.

Tiga pelaku perampokan sadis yang korbannya sopir truk buah menjalani pemeriksaan di Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kanit I Kompol Antoni Adhi.

 

Korban sempat dibawa keliling Kota Palembang sampai akhirnya dibuang. Selanjutnya barang-barang milik korban dan uang digasak pelaku.

“Dari pengakuan pelaku mereka lebih dari sekali melakukan aksi perampokan. Ketiga pelaku masih kami lakukan pemeriksaan untuk mendalami kasus-kasus lainnya,” terang Suryadi.

Suryadi menambahkan dalam penyergapan itu, dua dari tiga pelaku diberi tindakan tegas dan terukur karena melawan saat ditangkap.

Sementara itu, tersangka Endang pecatan anggota Polri ini mengaku dirinya terakhir dinas di Polres Ogan Ilir. Dirinya dipecat karena disersi pada tahun 2019 lalu.

“Saya tidak pernah ke kantor sehingga disersi dan Tahun lalu di PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat),” ujar Endang dan terus menunduk.

Endang saat ditanya apa perannya dan dalam kasus perampokan sadis tersebut, tidak banyak bicara dirinya hanya mengaku ada lima pelaku saat beraksi.

“Kami seluruhnya orang lima melakukan perampokan waktu itu, dua lagi ditangkap,” kata Endang tanpa menyebutkan identitas kedua temannya yang belum tertangkap. (tra)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.