Baturaja, Sumselupdate.com – Pihak Rumah Sakit Dr Noesmir Baturaja membenarkan adanya pasien dugaan malpraktek dari salah satu mantri bernama Danial, PNS perawat kesehatan di OKU Timur yang tinggal di Baturaja tepatnya warga Karang Sari Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur OKU, yang menyunat alat kemaluan bocah berumur 9 tahun warga Kemiling Desa Tanjung Baru kecamatan Baturaja Timur.
“Benar, kemarin sekitar pukul 09.00 wib kami pihak Rumah Sakit menerima pasien tersebut,” ucap Kepala Rumah Sakit Noesmir Baturaja, Mayor CKM dr Ely Sakti P Sitohang, Sp B, Kamis siang (10/11/2016).
Setelah menerima pasien itu, kata Ely, pihaknya langsung mengambil tindakan dengan pada saat itu memang kondisi alat kemaluan korban sudah terpotong.
Selanjutnya kata dia, pihaknya langsung mengambil tindakan untuk ditangani dengan mengoprasi korban. “Saat dilihat memang sudah dijahit tapi kemungkinan oleh mantrinya. Setelah itu kami operasi kurang lebih satu jam,” terang Ely.
Saat ini lanjutnya, korban masih dirawat intensif, sebelumnya pihak rumah sakit sudah menyarankan untuk dibawa ke Palembang saja melihat kondisi korban cukup parah. Namun keluarga korban menolak dan meminta dirawat di sini saja. Tentu dengan semampunya, ucap Elly, pihaknya mengobati.
“Setelah kami ambil tindakan hasilnya lumayan bagus, sebab masih ada merahnya di bagian kemaluan artinya darah masih mengalir. Saluran kencingnya pun masih bagus, mudah-mudahan bisa sembuh, tapi kami tidak janji baik seutuhnya,” ucap Mayor Ely.
Lebih jauh dirinya menyarankan, kepada masyarakat agar kiranya kepada orang tua yang hendak mengkhitankan anaknya bisa langsung ke dokter yang memang berkompeten di bidangnya, jangan mengambil resiko sebab akan sangat berbahaya.
“Misalkan perawat beda dengan dokter. Perawat tidak boleh mengambil tindakan atau memberi resep melainkan hanya dokter. Jadi masyarakat harus bisa membedakan,” pesannya. (Yan)











