Palembang, Sumslupdate.com – Bom kembali meledak di Kota Lahore Pakistan pada Minggu (27/3) malam waktu setempat. Merespon kejadian tersebut, jejaring sosial Facebook mengaktifkan fitur Safety Check atau pelacak korban guna melaporkan posisi terakhir pengguna Facebook yang berada di kota tersebut.
Tujuannya, melaporkan diri kepada teman-teman Facebook-nya jika dirinya aman-aman saja. Namun ternyata, safety check ini turut menyambangi beberapa pengguna di belahan dunia lain seperti di New York dan Virgina, Amerika Serikat termasuk pula netizen di tanah air .
Facebook pun meminta maaf atas kesalahan teknis tersebut. “Ternyata, banyak orang yang tidak terimbas oleh krisis itu yang menerima notifikasi apakah mereka baik-baik saja,” tulis Facebook di akun resminya, sebagaimana dikutip dari Nextren.
“Bug ini membuat produk safety check tidak berfungsi sebagaimana mestinya, kami meminta maaf kepada semua yang salah menerima notifikasi itu,” imbuh Facebook.
Seorang netizen tanah air bahkan sempat bingung saat ada notifikasi tentang safety check ini. Notifikasi tersebut mulai muncul pada Minggu (28/3) pukul 22.00 Waktu Indonesia Barat.
Seperti diberitakan sebelumnya, sedikitnya 25 orang tewas dan 61 orang terluka setelah sebuah bom meledak di kota Lahore, Pakistan, Minggu (27/3/2016).
Bom itu meledak di sebuah taman yang digunakan umat Kristen setempat untuk merayakan hari raya Paskah.
Ledakan itu terjadi berbarengan dengan bentrokan di Islamabad antara polisi dan pendukung seorang pembunuh gubernur yang telah diseksekusi sebulan lalu. (adm3)











