Terdata, 15 Anjal di Lubuklinggau Diduga Ngaibon

Jumat, 19 April 2019

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Berdasarkan data yang dilakukan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Lubuklinggau di sejumlah tempat di Lubuklinggau terdapat sekitar 15 orang pengguna lem aibon.

Plt Kepala BNN Lubuklinggau Apandi mengatakan, pendataan tersebut dilakukan pihaknya beberapa minggu yang lalu berdasarkan perintah dari BNN Republik Indonesia (RI).

Read More

“Mungkin sudah banyak laporan, makanya kami dianjurkan, berapa banyak pengguna aibon dilokasi masing-masing,” ungkapnya.

Ke 15 orang yang terdata diduga memakai aibon tersebut rata-rata usia anak SD dan SMP. Dan mereka rata-rata merupakan anak jalanan (anjal) yang berasal dari luar Lubuklinggau.

Mereka mengkal dibeberapa tempat yakni terminal atas, lampu merah  simpang RCA dan dekat stasiun kereta api. “Kita data, sambil penyuluhan agar mereka tidak pakai,” terangnya.

Apandi mengungkapkan, efek atau dampak dari aibon dapat merusak pikiran. Kemudian otak menjadi rusak dan badan kurus kering. “Banyak over dosis karena lem aibon di Linggau,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada anak-anak jalanan. Sebab dikhawatirkan uang itu akan dibelikan untuk membeli lem aibon. “Bukan pelit, sedekah yang baik itu ke masjid. Kalau kita kasih mereka, takutnya dibelikan lem,” pungkasnya. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts