Tenaga Pendidik di Muba Bakal Dapat Pembekalan Pengasuhan Anak Berbasis Kinerja Otak

Rapat persiapan seminar Neuroparenting.

Sekayu, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) akan menggelar Seminar Neuroparenting (Pengasuhan Anak Berbasis Kinerja Otak) pada 25 September mendatang.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Muba Musni Wijaya dalam rapat persiapan Seminar Neuroparenting di Ruang Rapat Wiyata Dikbud Muba, Rabu (18/9/2019).

Bacaan Lainnya

“Seminar ini untuk memberikan pengetahuan tentang pengasuhan anak dengan berpedoman pada tahapan tumbuh kembang otak anak. Kemudian memberi pengetahuan tentang aktivitas otak yang berhubungan dengan pengasuhan anak. Serta memberi pengetahuan tentang cara mengasuh otak anak agar otaknya tumbuh dan berkembang secara sempurna,” jelasnya.

Dikatakan Musni, acara seminar Neuroparenting akan mendatangkan narasumber Dr Amir Zuhdi, merupakan dokter yang mempelajari ilmu otak dan prilaku manusia sekaligus Deklarator IMS (Indonesia Neuroscience Society), penggagas Neuroscience For Life_konsep hidup berbasis otak sehat, pendiri Neuronesia_komunitas neurosains Indonesia.

“Selain itu juga beliau merupakan pendiri Neuroparenting Indonesia dan memiliki pengalaman melatih nourosains praktis (Neuroparenting, Neuroteaching dan Neuroleadership) di beberapa lembaga, baik pemerintah maupun swasta,” bebernya.

Untuk target peserta seminar berjumlah 600 peserta, dengan kategori Guru PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/Sederajat serta para orang tua.

Sementara itu perwakilan peserta rapat persiapan yang hadir, Plt Kabag Umum Setda Muba Seprizal mengungkapkan pihaknya siap untuk mendukung kesuksesan berlangsungnya acara seminar Neuroparenting yang akan dilaksanakan di Opproom Pemkab Muba.”Kami akan berkoordinasi dengan Disdikbud Muba untuk persiapan acara tersebut,” ujarnya. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.