Palembang, Sumselupdate.com – Begitu besarnya potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Sumatera Selatan, baik minyak bumi, gas alam dan batubara diharapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh putra daerah.
Hal itu disampaikan Herman Deru saat menghadiri wisuda ke-11 Program Diploma III Politeknik Akamigas Palembang, di Gedung Patra Ogan, Komperta, Kamis (29/8/2019).
Ia sangat bangga bahwa banyak lulusan Politeknik Akamigas mudah mendapat pekerjaan, baik itu di dalam maupun luar negeri. Namun ia mengingatkan para alumni untuk bisa membangun karir di dalam negeri, karena akan jauh lebih terbuka, khususnya di Provinsi Sumsel.
“Sangat besar potensi migas yang ada di kita namun pengelolaannya baik dari perusahaan serta masih dari luar Sumsel, maka saya ajak adik-adik sekalian yang telah dinyatakan lulus adalah salah satu putra-putri terbaik Sumsel agar dapat berpartisipasi mengelola sumber daya alam kita yang diberikan sang cipta,” ungkapnya.
Herman Deru menyadari sumber daya alam sebaik apapun bila dikelola sumber daya manusia yang tak memadai tentu menjadi kekayaan yang disia-siakan, karena selama ini Povinsi Sumsel masuk dalam 5 Provinsi terkaya di Indonesia, tapi ironinya tingkat kemiskinan masih tinggi diangka 13 persen, dan belakangan kondisi terakhir ada penurunan 0,5 persen.
“Kita bekerja keras dari segala lini ada 2 yang sangat mungkin untuk mengeklarasi penurunan kemiskinan, yaitu mengangkat kesejahteraan yakni dalam pangan serta migas, potensi batubara kita di kondisi 40 persen nasional tapi belum berdampak langsung ke kita, justru daerah yang menghasilkan batubara ini mendapat predikat kemiskinan yang tinggi, ini bertolak belakang sekali,” ungkapnya.
Maka dari itu ia mengajak bersama-sama untuk memaksimalkan potensi yang ada. Dalam setiap kali kunjungan yang ia hadiri di beberapa tempat wisuda selalu mengingatkan bahwa berkarya tidak tenaga saja, tapi juga bisa dengan memberikan sumbangsih pemikiran.
“Kita mencintai Provinsi Sumsel ini terkadang lebih dari kita mencintai diri kita dalam hal tertentu, cinta daerah kita yang labelnya provinsi kaya, namun belum linier dengan kesejahteraan yang kita miliki. Maka ini tugas kita dalam maksimalkan potensi besar, yang saya harapkan serta aparatur di negara dan pihak swasta dengan dilahirkan sarjana atau ahli-ahli baru di era ini ikut memberikan kontribusi langsung,” harapnya.
Diceritakannya, tentang revolusi industri 4.0 yang tantangannya semakin dinamis, maka ia yakin akan dihadapi serta diatasi oleh para ahli-ahli baru sarjana-sarjana baru dan mengingat potensi begitu besar potensi provinsi kita serta para lulusan Akamigas ini bisa berkontribusi dalam penyelenggaraan percepatan penurunan kemiskinan.
“Saya harap anda sekalian bisa berikan kontribusi akal dan pikiran berikami saran, bahkan segala cara saya akan menerima adik-adik sekalian bertatap muka, berdiskusi selama solusi muara yang kita dapatkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan,” tambahnya.
Ketua Yayasan Karya Bangsa Ir. H. Abdul Rozak M.Sc selaku yayasan yang membawahi Politeknik Akamigas Palembang ini mengatakan bahwa selalu meningkatkan kualitas dan terbukti para alumni mereka bekerja di BUMN dan Internasional, dengan mengupgrade serta dapat bersaing dalam mendapatkan peluang yang akan dihadapi.
“Ini saja sudah ada perusahaan yang masuk kesini untuk membuat kilang minyak, mereka akan membutuhkan tenaga kerja sebanyak 3.000 orang, dan mereka ingin tenaga lokal yang bisa bekerja, maka anak-anak kita harus dapat berpastisipasi di sana,” ujarnya.
Lanjutnya dia, terus tetap mengusahakan lulusannya untuk dapat bekerja di daerah untuk partisipasi membangun daerah, namun tetap memberikan dorongan bila ada yang berminat bekerja di luar, agar terlihat kualitas dari Politeknik Akamigas. (rel)











