Tanpa Sebab Wanhar Dibacok OTD

Korban Wanhar mendapat perawatan di RSUD PALI.

PALI, Sumselupdate.com – Warga desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI dikejutkan dengan kejadian yang menimpa Wanhar (40), salah satu warga setempat yang mengalami luka-luka setelah dibacok oleh orang tidak dikenal (OTD).

Dari informasi yang diperoleh kejadian tersebut bermula pada Sabtu (9/6) sekitar pukul 12.00 ketika korban dan istrinya hendak pulang dari kebun karet. Tiba-tiba dihadang tiga orang yang belum diketahui identitasnya.

Read More

“Ketiga orang tersebut langsung mengadang di tengah jalan dan mengayunkan senjata tajam dan ketiga-tiga nya langsung menyerang suami saya,” jelas Anita (33) yang menyaksikan langsung ketiga penyerangan suaminya.

Selanjutnya, dirinya melihat sang suami tergeletak menarik para pelaku agar tidak membacok suaminya. “Mereka hanya menyerang suami saya dan saya spontan menarik pelaku lalu merangkul suami saya, tidak tahu berapa kali suami saya dibacok. Setelah itu mereka langsung pergi menggunakan dua sepeda motor,” lanjut istrinya sambil tersedu-sedu.

Saksi lain yang melihat langsung kejadian menjelaskan bahwa ketiga pelaku sudah dari lama menunggu korban lewat. Dan saat korban Wanhar melintas, ketiga pelaku langsung mendorong korban yang masih diatas kendaraan sepeda motor hingga terguling.

“Kami tadi mau menolong, tetapi orang itu (ketiga pelaku, red) mengancam dengan menggunakan mandau dan parang, dan akan mengejar kami. Setelah mereka pergi, barulah kami menolong korban dan membawa ke RSUD,” terang Erwin warga setempat.

Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten PALI, tim medis memutuskan untuk merujuk korban ke RSMH kota Palembang agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

“Di RSUD PALI alat dan tenaganya masih terbatas, sedangkan korban mengalami luka dan ada sebagian tulang yang patah. Kondisi korban saat ini sudah mulai stabil, karena memang harus dilakukan oprasi bedah, pasien kita rujuk ke RSMH, untuk ditangani petugas dan alat yang lebih baik,” jelas dr M Fadli Hartanu, di UGD RSUD Kabupaten PALI.

Selain itu, dr Fadli menjelaskan bahwa luka yang dialami Wanhar merupakan luka akibat benda tajam, dan ada sekitar sepuluh luka menganga.

“Yang parah itu di bagiab tangan kanan dan kaki kiri karena tulangnya hingga patah. Sedangkan luka lainnya di tangan kanan tiga luka, leher belakang kanan, kepala belakang, muka di bagiab kening, lengan kiri dan perut.” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.