Palembang, Sumselupdate.com – Jalan poros di setiap desa yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Banyuasin ini selalu jadi ‘langanan’ rusak berlumpur ketika memasuki musim penghujan seperti sekarang.
Jalan rusak berlumpur itu sudah begitu mengganggu aktivitas bagi masyarakat di dua kecamatan yakni Sumber Marga Telang, dan Muara Telang.
Tak hanya satu titik, namun hampir disetiap jalan poros ataupun penghubung desa di dua kecamatan tersebut rusak berlumpur meski hanya diguyur hujan sebentar.
Seperti terjadi di jalan poros yang menuju ke Kantor Camat Sumber Marga Telang hampir 70 persen jalan disana atau sekitar 5 kilometer jalannya mengalami kerusakan bahkan sudah tak layak untuk dilalui kendaraan.
Akibatnya seperti video yang diterima Sumselupdate.com dua orang ibu ibu yang merupakan pegawai sipil yang mengendarai sepeda motor terjebak didalam kubangan jalan penghubung ke Kantor Kecamatan Sumber Marga Telang.
Baca juga: Jalan Rusak dan Infrastruktur Menjadi Sorotan dalam Reses DPRD Lahat Dapil VI
Untungnya, saat kedua pegawai sipil itu terjebak dilihat oleh Kanit Reskrim Polsek Muara Telang yang kebetulan juga melintas hendak menghadiri upacara peringatan hari jadi Banyuasin yang diadakan di Kantor Camat Sumber Marga Telang.
Melihat warganya terjebak di dalam kubangan lumpur, Kanit Reskrim Polsek Muara Telang Aipda Nopriadi SH saat itu tanpa berpikir panjang langsung membantu kedua ibu ibu tersebut.
Video yang direkam warga itu menunjukkan jika Aipda Nopriadi sampai harus membuka sepatu taktikalnya demi dapat membantu mengeluarkan sepeda motor dua pegawai sipil itu keluar dari kubangan lumpur.
Baca juga: Jalan Rusak Akibat IPAL Tak Kunjung Diperbaiki, Pemkot: Tunggu BBPJN
“Sudah lima tahun terakhir ini jalan penghubung ke kantor camat ini rusak parah, “ucap Aipda Nopriadi yang ditanyai Sumselupdate.com, Kamis (10/04/2025).
Baginya kondisi jalan penghubung dan poros di dua kecamatan di wilayah hukum Polsek Sukarami ini menjadi sarana vital bagi masyarakatnya.
Namun dengan kondisi jalan yang rusak hanya karena diguyur hujan saja seperti yang terjadi lima tahun terakhir ini sangat memperngaruhi aktivitas masyarakat yang sebagian besar merupakan petani mulai dari padi hingga kelapa.
“Kasian warga aktivitasnya terhambat akibat jalan rusak, bagaimana perekonomian warga bisa berkembang kalau akses jalan seperti ini rusak,” ucapnya.
Nopriadi sendiri mengutarakan pemerintah daerah dapat memperhatikan sarana jalan dua kecamatan yang ada di wilayah hukum Polsek Muara Telang tersebut.
Terlebih dengan memperingati hari jadi Kabupaten Banyuasin yang ke 23 tahun menjadi titik balik pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan jalan yang rusak sebagai kado bagi masyarakat di dua kecamatan Sumber Marga Telang dan Muara Telang.
“Semoga saja nantinya pemerintah daerah dapat segera memperbaiki jalan kita ini,” ucap Nopriadi.











