Palembang, Sumselupdate.com – Hanya masalah sepele karena tak senang dipelototin, membuat korban M Ardi Arista (22) harus menjadi korban penganiayaan, usai dikeroyok dua pemuda bernama Profit (20) dan Didik (19).
Kedua pemuda ini kini harus mendekam di jeruji besi Polresta Palembang, Selasa (13/9), usai berhasil ditangkap anggota Unit Pidum Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang.
Mereka ditangkap polisi setelah melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban di jalan Simpang Sekip, Kecamatan Ilir Timur I pada Minggu (11/9) lalu, sekitar pukul 23.45.
“Kedua pelaku di ringkus tanpa perlawanan. Tertangkap tangan anggota Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang yang saat itu sedang melintas di TKP melakukan operasi malam takbiran,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede melalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing.
Menurut dia, awalnya korban mendorong motor yang mogok dengan sang pacar Desi Wulandari (20). Kemudian saat di TKP tiba-tiba korban dihadang oleh kedua pelaku menggunakan sepeda motor dan menawarkan bantuan kepada korban.
Namun, sambungnya, korban mengatakan tidak ingin dibantu dan seketika terjadi selisih paham di antara korban dan pelaku.
“Sempat setatapan mata, tak senang kemudian pelaku kembali mendekati korban dan langsung mengeroyoknya,” tutur dia. (Man)











