Pagaralam, Sumselupdate.com – Minat masyarakat Kota Pagaralam menabung emas melalui layanan Tabungan Emas Pegadaian terus melonjak. Sejak diluncurkan pada 2016 hingga 2025, tercatat 1.200 nasabah aktif dengan total tabungan emas mencapai 5.000 gram atau setara 5 kilogram.
Kepala Unit Pegadaian Pagaralam, Nanda, menyebut tren tabungan emas mulai meningkat tajam sejak 2021, seiring kebiasaan masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital.
“Kami melihat peningkatan signifikan sejak 2021 karena masyarakat mulai terbiasa dengan digitalisasi. Kini, menabung emas bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Pegadaian Digital maupun langsung ke kantor cabang,” jelas Nanda, Senin (15/9/2025).
Produk Tabungan Emas memungkinkan masyarakat berinvestasi mulai dari 0,01 gram atau sekitar Rp10 ribu. Saldo emas bisa dititipkan, dicetak menjadi emas fisik, dijual kembali (buyback), hingga dijadikan agunan.
Selain mudah diakses, layanan ini juga bebas pajak sesuai kebijakan terbaru. “Nasabah tidak dikenakan pajak PPh 0,25% untuk transaksi pembelian emas. Hal ini membuat investasi emas semakin terjangkau dan aman,” tambah Nanda.
Menariknya, tak hanya perorangan, layanan ini juga banyak dimanfaatkan pelaku usaha kecil menengah (UMKM). Hingga kini, tercatat 400 nasabah dari sektor UMKM sudah bergabung.
“Kami mendorong UMKM agar menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang, sehingga mereka punya cadangan modal yang aman,” ujarnya.
Dengan fleksibilitas serta jaminan keamanan emas 24 karat yang dititipkan di Pegadaian, Tabungan Emas semakin relevan di era digital. Masyarakat bisa mulai berinvestasi dengan nominal kecil, namun tetap mendapatkan kepastian nilai yang terjaga.
(**)











