Sudah Dianggarkan Tapi Masih Banyak Lampu Jalan yang Mati, Jalan Protokol di Kota Pagaralam Gelap Gulita, Kok Bisa?

Jalan protokol di Kota Pagaralam, Provinsi Sumsel gelap gulita jika malam hari lantaran banyak lampu penerangan jalan mati, Rabu (5/8/2020).

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Sudah menjadi pemandangan biasa bagi masyarakat jika pada malam hari sejumlah jalan protokol di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) gelap gulita.

Bacaan Lainnya

Pemicunya lampu penerangan jalan (LPJ) banyak yang mati. Padahal, dari penelusuran Sumselupdate.com anggaran untuk pergantian lampu penerangan jalan ini sudah tersedia di Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun 2019 sebesar Rp2 miliar.

Tak heran, kondisi ini menjadi sorotan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam dalam rapat paripurna dengan agenda  laporan hasil pembahasan komisi-komisi terhadap Pembahasan KUA/PPAS Kota Pagaralam Tahun Anggaran 2021 di ruang paripurna Gedung DPRD Pagaralam, Rabu (5/8/2020).

Juru Bicara Komisi I DPRD Kota Pagaralam, Nanto mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya lampu jalan di kawasan jalan protokol Kota Pagaralam banyak yang mati.

Jalan protokol di Kota Pagaralam, Provinsi Sumsel gelap gulita jika malam hari lantaran banyak lampu penerangan jalan mati, Rabu (5/8/2020).

 

Akibatnya menurut Nanto, jalan protokol menjadi gelap gulita. Kondisi tentu berbahaya, selain memicu kecelakaan lalu lintas, kawasan yang gelap gulita bisa menimbulkan tindak kriminalitas.

“Sepanjang jalan dari kawasan Tinggi Hari sampai ke Gunung Gare terlihat gelap. Untuk itu Komisi I meminta agar hal ini dapat diperhatikan oleh Pemkot Pagaralam terutama dinas terkait,” tegas Nanto.

Kendati demikian, Nanto mengatakan, pihaknya secara garis besar menyetujui laporan hasil pembahasan Komisi-komisi terhadap Pembahasan KUA/PPAS Kota Pagaralam Tahun Anggaran 2021 untuk dibahas di DPRD, tapi persoalan lampu penerangan jalan untuk segera ditindaklanjuti.

Jalan protokol di Kota Pagaralam, Provinsi Sumsel gelap gulita jika malam hari lantaran banyak lampu penerangan jalan mati, Rabu (5/8/2020).

 

Sementara itu, salah satu warga Jalan Gunung Gare, Selamet kepada Sumselupdate.com membenarkan jika lampu penerangan jalan banyak yang mati. Bahkan ada lampu yang mati sebelah dan juga mati total.

“Ya pak banyak lampu yang mati. Bahkan ini sudah pernah kami laporkan ke dinas terkait namun tidak ada realisasi perbaikannya,” cetusnya dengan nada kesal.

Terkait persoalan ini, Kepala Dinas PUPR Kota Pagaralam, A Parliansyah melalui Kabid Cipta Karya Indra mengaku, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk memantau titik-titik lampu penerangan jalan yang kondisinya rusak.

“Lampu yang mati itu memang sengaja kita matikan karena lampu dalam kondisi berkedip. Jadi daripada rusak lebih kita matikan saja. Kita saat ini masih menunggu alat dan kendala lainnya yaitu anggaran upah petugas pemeliharaan,” jelasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.