Sudah Antri 3 Hari, Puluhan Calon Pasien Tak Kunjung Ditangani Pihak RSUD Baturaja

Kamis, 5 Juli 2018

Baturaja, Sumselupdate.com – Lantaran sudah tiga hari antri, namun tak juga dilayani pasien mata RSUD Ibnu Sutowo Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang hendak berobat disana merasa kecewa dan dibohongi, pada Kamis (5/7/2018).

M Said warga OKU Selatan mengatakan jika dirinya sudah datang jauh sebelum antrian dibuka oleh satpam jaga poli mata namun saat buka nomor antrian tidak ada lagi.

Read More

Padahal pihak rumah sakit telah menetapkan buka pendaftaran pukul 05.00 WIB, namun pada prosesnya, warga yang datang pukul 03.00 WIB tidak mendapatkan nomor antrian dengan alasan nomor antrian untuk Poli mata sudah habis.

“Ke mana nomor antrian jika kita sudah nunggu jauh sebelum buka tapi pas buka sudah tidak ada lagi. Satpam yang pegang nomor antrian juga tidak menjelaskan apakah nomor antrian sudah habis untuk pasien yang antri kemarin atau bagaimana,” kata Said.

Lagian juga kata Said dokter mata RSUD baru masuk hari ini,setelah sebelumnya dokter mata RSUD tidak masuk 2 Minggu karena cuti, “Baru masuk hari ini lagi Dokternya, katanya cuti, apakah tidak ada dokter umum untuk menggantikannya, bagaiamna kalo pasien yang urgen harus ditangani dengan benar,” pungkas Said.

Rohman warga Sukaraya juga menambahkan dirinya datang hanya untuk meminta rekomendasi dari rumah sakit untuk anaknya yang akan digunakan keperluan sekolah.

Namun kata dia, melihat kondisi seperti ini anaknya tidak akan mendapat rekomendasi buta warna dari rumah sakit.

“Untuk keperluan sekolah, jika anak kita tidak buta warna, tapi kalo liat seperti ini jauh panggang dari api anak saya bakalan dapat rekomondasi. Yang susahnya pihak sekolah harus dapat rekomendasi dari rumah sakit pemerintah, ya mau bagaimana lagi,” kata Rohmah.

Pihak rumah sakit melalui Turipno selaku Humas RSUD Ibnu Sutowo Baturaja mengatakan hanya bisa meminta maaf kepada pasien mata, karena pihak rumah sakit sudah melakukan tindakan semaksimal mungkin agar setiap pasien yang datang bisa terdaftar.

Namun hanya saja, Turipno mengatakan dokter mata yang dimiliki oleh RSUD hanya satu orang serta RSUD Ibnu Sutowo menjadi rumah sakit rujukan dari OKU Timur,OKU Selatan, Way Kanan dan OKU, jadi otomatis pasien membludak.

Turipno juga mengatakan jika pihak rumah sakit saat ini sudah memberlakukan siapa yang terlebih dahulu datang dia yang mendapat nomor antrian, “Sudah kita berlakukan hal tersebut siapa yang duluan datang dua yang mendapatkan nomor antrian. Sudah kita buat aturan 1 pasien hanya 10 menit jadi dengan 50 pasien bisa sampe jam 3 hingga jam 4 sore, itupun sudah melebihi jam kerja,” kata Turipno.

Untuk masalah dokter yang tidak masuk kata Turipno dia mempunyai hak cuti tahunan selama 10 hari kemudian setrlelah itu melanjutkan mengikuti simposium di Barcelona jadi baru selesai kemarin dan mulai masuk hari ini. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts