London, Sumselupdate.com – Sepanjang 33 tahun terakhir, umat Muslim di Inggris mendapati waktu berpuasa yang relatif lama jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Hal ini dikarenakan bulan suci Ramadhan bertepatan dengan titik balik matahari pada musim panas, yang berarti waktu puasanya dilakukan pada hari-hari yang panjang.
Ramadhan tahun ini di Inggris dimulai pada Senin (6/6). Waktunya bergeser setiap tahunnya dalam kaitannya dengan kalender Barat. Sementara Dewan Muslim Inggris sudah memperingatkan kepada seluruh umat Muslim di Inggris agar lebih berhati-hati selama siang hari yang panjang saat berpuasa.
Risiko serius saat cuaca panas yaitu dehidrasi. Sehingga penting untuk minum banyak air putih saat sahur dan berbuka puasa.
Wali Kota London yang merupakan Wali Kota Muslim pertama di sana menyatakan dalam akun Twitter-nya bahwa puasa bagi umat Muslim di London tidak mudah. Sementara Perdana Menteri David Cameroon mengucapkan selamat berpuasa kepada warganya yang menjalankan.
“Bagi masyarakat Inggris yang sedang menjalankan ibadah puasa, saya berharap agar kalian mendapatkan Ramadhan Mubarak,” ujarnya seperti yang dilansir BBC, Senin (6/6).
Cameroon juga mengingatkan agar Ramadhan merupakan momen untuk memperbarui tekad untuk membantu mereka yang hidupnya terkoyak akibar perang sipil Suriah dan ISIS. Dia berharap semua tunawisma dalam penampungan mendapat iftar (makanan berbuka puasa).
Cameroon juga memposting video buka bersama dengan antar agama di Gereja Katedral Coventry. Sementara di Manchester mereka menggabungkan momen berbuka puasa dengan menonton pertandingan England’s European Championships. (adm3)











