Laporan: Roni Andrian
Muaradua, Sumselupdate.com – Masyarakat di Kota Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) semakin kesulitan untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Muaradua.
Bahkan pantauan Sumselupdate.com antrean warga membeli BBM di SPBU Muaradua yang terletak di Jalan Raya Muaradua-Ranau tepatnya di depan pintuk masuk Pasar Muaradua, OKU Selatan, semakin mengular setiap harinya.
Saking lamanya mengantre, warga rela berpanas-panasnya untuk mendapatkan BBM terutama jenis Pertalite.
Parahnya, setelah berjam-jam mengantre, sebagian warga tidak kebagian BBM lantaran sudah habis.
“Habis, lah habis,” teriak seorang petugas SPBU Muaradua.
Tak pelak, kondisi tersebut membuat kesal puluhan warga yang sudah lama mengantre.
“Ai habis terus ini. Kemarin aku ngantre lah dekat, habis pulok (juga),” cetus salah satu warga dengan nada kesal.
Agus (45), warga Muaradua mengatakan, antrean warga membeli SPBU sudah menjadi pemandangan biasa setiap harinya.
Menurut Agus, antrean membeli BBM di SPBU Muaradua sudah terjadi sejak 2012 lalu.
Hal ini dikarenakan, SPBU Muaradua paling dekat dengan permukiman masyarakat.
“Harapan kami masyarakat Muaradua bisa mendapatkan bahan bakar lebih mudah. Harapan ini agar sedikit banyak bisa mengurangi beban masyarakat, karena harga bahan bakar sudah naik,” harap Agus.
Sementara itu, salah satu petugas SPBU Muaradua membenarkan warga setiap hari harus mengantre membeli BBM.
“Iyo memang sering rame terus. Padahal kami (SPBU) bukanyo dari pagi sampai sore,” ujarnya petugas SPBU sembari pergi.
Penelusuran Sumselupdate.com di Kabupaten OKU selatan memiliki empat SPBU.
Di mana SPBU pertama yakni SPBU Muaradua, Simpang Sender jarak dari Kota Muaradua sekitar 40 kilometer.
Kemudian, SPBU ketiga Ds Gedung Lepihan yang berjarak dari Kota Muaradua sekitar tujuh kilometer, dan SPBU keempat yakni terletak di Simpang Martapura jarak dari Kota Muaradua sejauh 22 kilometer. (**)











