Sosialisasikan Karhutlah, Wabup PALI Pimpin Patroli di Empat Kecamatan

Rabu, 2 Agustus 2017
Kegiatan pemantauan titik api di Kabupaten PALI.

PALI, Sumselupdate.com – Menggunakan puluhan sepeda motor, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony pimpin patroli keliling ke desa-desa di empat kecamatan di wilayah Bumi Serepat Serasan, Rabu (2/8/2017).

Hal itu dilakukan Pemerintah kabupaten PALI bekerjasama dengan Kodim 04/04 Muaraenim dan seluruh Polsek di wilayah PALI untuk menekan terjadinya pembakaran lahan. “Ada dua kecamatan yang terpantau titik api, yakni Penukal dan Abab. Hal ini perlu dicegah agar titik api di wilayah PALI benar-benar nihil,” ucap Wabup.

Read More

Dijelaskannya bahwa patroli kali ini diikuti beberapa instansi pemerintah seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan PALI.

Selain instansi pemerintah, kita juga bekerjasama dengan TNI dan Polri serta mengajak anggota DPRD PALI. Pada kegiatan patroli ini, kita juga mensosialisasikan langsung kepada masyarakat agar tidak membakar lahan saat membuka kebun baru,” terangnya.

Pemerintah juga berupaya memberikan solusi agar warga PALI tidak melakukan pembakaran lahan. “Kita upayakan membantu masyarakat yang ingin membuka ladang baru menggunakan peralatan pertanian agar pola pembukaan lahan baru tidak lagi harus membakar lahan,” tukasnya.

Sementara itu, Letkol Inf Teadi Aulia Dandim 04/04 Muaraenim yang ikut dalam rombongan patroli tersebut menyebutkan bahwa pihaknya akan terus memantau hotspot di wilayah Kabupaten PALI serta Muaraenim dan Prabumulih agar bebas dari titik api.

“Sudah kita ketahui bahwa di provinsi Sumatera Selatan tahun 2015 mengalami kebakaran hebat hingga mencapai 300 ribu hektar lahan, dan di tahun ini, kami ingin hal itu tidak terulang lagi. Kami terus memantau agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi dan bisa ditekan,” ungkapnya.

Ditambahkannya bahwa TNI telah bekerjasama dengan Pemkab PALI serta stakeholder untuk mensosialisasikan Karhutla kepada masyarakat.

“Kita rangkul seluruh elemen masyarakat serta perusahaan agar terus menghindari Karhutla. Dan saya himbau lagi agar masyarakat tidak membakar lahan dengan sengaja ketika hendak membuka ladang baru, sebab bahayanya bukan hanya dirasa masyarakat sekitar Karhutla,namun berdampak luas,” bebernya.

Pada Patroli tersebut, sosialisasi Karhutla tak hanya disampaikan secara lisan, namun puluhan baliho ajakan agar warga tidak membakar lahan juga di pasang di beberapa titik. Selain dari Pemkab, TNI serta pihak Polri, Wakil ketua II DPRD PALI Darmadi Suhaimi juga tampak berbaur bersama rombongan lainnya.

Adapun rute patroli karhutla adalah dari kantor BPBD yang ada di kecamatan Talang Ubi melalui Simpang Raja-Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi, menuju Posko pencegahan Karhutla yang didirikan BPBD PALI berada di Desa Babat Kecamatan Penukal. Dilanjutkan menuju Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara lalu ke Desa Prambatan Kecamatan Abab dan kembali lagi ke Kecamatan Talang Ubi. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts