Soal US, Ini Bocoran Disdik Soal Lima Mata Pelajaran Tambahan

Selasa, 2 Januari 2018
Kabid SMA Disdik Sumsel Bonny Syafrian.

Palembang, Sumselupdate.com – Mencermati adanya wacana Pemerintah dalam menambah 5 soal mata pelajaran Ujian Sekolah (US), ditanggapi positif oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel). Pasalnya, Disdik menilai penambahan ini tidak lain guna meningkatkan kemampuan siswa, maupun mengubah US akhir sekolah di tahun 2018 menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Sebagaimana diketahui ujian akhir untuk siswa SD yang berlaku saat ini bernama Ujian Sekolah (US). US itu terdiri dari tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA.

Tahun depan, US di SD diganti menjadi USBN dan ditambah lima mapel yakni IPS, PKN, Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), serta Agama.

Kepala Bidang SMA Disdik Sumsel, Boni Syafrian, mengatakan memang betul pihaknya sudah mendengar adanya wacana bahwa pada tahun 2018 nanti akan ada penambahan Mapel US atau disebut dengan USBN.

“Mengenai masalah penambahan ini pihaknya tidak mempermasalahkan, sebab kita sudah menyerahkan semuanya kepada para perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP),” ujar Bonny, Selasa (2/1/2018).

Malahan mereka yang sudah masuk ke dalam anggota MGMP, dipastikan bisa memilah kesulitan soal mana saja yang cocok dan tepat bagi siswanya.

“Untuk jumlah MGMP yang ada di Sumsel kurang lebih ada 600 guru dari berbagai kabupaten/kota, perlu diingat MGMP ini disesuaikan dengan Mapel,” jelasnya.

Dalam beberapa tahun lalu para MGMP juga mendapatkan bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dimana bantuan tersebut diberikan langsung kepada MGMP di setiap Mapel dalam pembuatan kisi-kisi soal.

“Sumsel pun sangat siap apabila pemerintah memberikan kebijakan dalam penambahan tersebut, sebab bagi siswa/i SMA/SMK penambahan juga berguna sebagai bekal kemampuan mereka,” bebernya.

Pihaknya juga sudah mendiskusikan dengan MGMP di Sumsel mengenai akan wacana tersebut, alhamdulilah mereka tidak keberatan akan wacana itu.

“Kita juga berharap dengan USBN juga bisa menjadi patokan SMA/SMK Negeri, untuk menjaring siswa dari kalangan SMP. Apalagi untuk masuk di SMA/SMK Negeri syaratnya harus memenuhi nilai standar, semakin tinggi nilai didapat tentu semakin besar peluang siswa SMP, untuk bisa memasuki SMA/SMK Negeri unggulan yang diinginkan,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts