Soal KIP dari Jokowi, Kadisdik Sebut Sumsel Lebih Dulu Lewat PSG

Rabu, 24 Januari 2018
Kadisdik Sumsel Drs Widodo, MPd.

Palembang, Sumselupdate.com – Berkaitan dengan kunjungan kerja (Kunker) Presiden RI Joko Widodo beberapa hari lalu dengan pembagian Kartu Indonesia Pintar (KIP) menjadi bantuan baru bagi para pelajar di Sumsel selain bantuan Program Sekolah Gratis (PSG) dari Pemerintah Provinsi Sumsel.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendididkan Sumsel Drs Widodo MPd bahwa diakui secara pendidikan lebih dulu menerapkan bantuan pendidikan, bahkan menggratiskan semua pelajar dalam terobosan unggulan berupa Program Sekolah Gratis (PSG).

Read More

“Sekolah gratis dari SD sampai Perguruan Tinggi, dan terus kita maksimalkan dari tahun ke tahun. Yakin, bahwa Sumatera Selatan menjadi pelopor sekolah gratis secara nasional,” terang Widodo, Rabu (24/1/2018).

Berkenaan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Widodo mengaku sangat berterima kasih atas bantuan dari Presiden yakni berupa bantuan uang tunai bagi mereka pelajar dari keluarga prasejahtera.

Lanjut Widodo KIP yang dibagikan berupa bantuan secara angka memang tidak semua seperti PSG. Sehingga setidaknya, semua program bisa saling membantu.

“Besarannya seperti apa yang disampaikan Presiden, tapi tidak semua seperti PSG hanya sekitar setengah dari total pelajar di Sumsel yang mendapatkan KIP,” terang Widodo.

Terkait pengawasan, Widodo mengaku akan melakukan croschek berkala dan melakukan pengawasan sehingga KIP bisa tersalurkan kepada yang berhak menerima. Sehingga bisa membantu keperluan sekolah anak-anak.

“Artinya potensi penyelewengan sulit, karena bantuan langsung masuk ke rekening penerima KIP, dan kita sejauh ini membantu pengawasan, jika ada dugaan maka akan kita lakukan kroscek dan penindakan sesuai SOP,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts