Silahkan Mampir! Ini Tempat Minum Kopi Paling Terkenal di Lubuklinggau

Rabu, 14 Mei 2025
Jangan lupa mencoba kopi Kong Djie saat berada di Kota Lubuklinggau. (foto: Sumselupdate.com/istimewa)

Lubuklinggau, Sumselupdate.com- Salah satu tempat ngopi atau minum kopi paling terkenal di Kota Lubuklinggau, Sumsel adalah Kopi Kong Djie.

Letaknya berada di bilangan Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau atau tepatnya di samping Mapolres Kota Lubuklinggau,

Kamu bisa memilih varian kopi Kong Djie hitam atau kopi susu, tapi ada juga pilihan minuman lainnya.

Opan, (38), pengelola Kopi Kong Djie mengatakan, setiap hari sedikitnya dia mampu menjual 20 sampai 30 gelas kopi hitam dan kopi susu Kong Djie.

Untuk satu gelas kopi hitam Kong Djie di bandrol dengan harga Rp13 ribu per cangkir sedang dan Rp15 ribu untuk per cangkir kopi susu.

“Produk kopi, teh dan coklat kami langsung di kirim dari Belitung via pesawat, oleh sebab itu harganya sedikit berbeda,” katanya.

Kendati demikian, Opan mengaku tidak menyurutkan niat penikmat kopi hitam dan kopi susu Kong Djie untuk menikmati rasa kopi dengan cita rasa tinggi tersebut.

“Saya pernah tanya sama pembeli yang sepertinya penikmat kopi yang cukup lama, katanya dia selalu minum kopi hitam Kong Djie karena kangen dengan rasanya, minum hari ini berasa sampai besok pagi,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Wikipedia, Kong Djie merupakan sebuah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang kuliner.

Produk utamanya adalah racikan minuman kopi khas Pulau Belitung.

Perusahaan yang awalnya dimulai dari sebuah kedai kopi kecil ini sekarang telah dijalankan secara waralaba.

Sampai tahun 2018, Kong Djie membuka lebih dari 200 cabang di Indonesia.

Perusahaan ini dimulai sebagai kedai kopi di Kota Tanjung Pandan, Pulau Belitung pada tahun 1943 oleh Ho Kong Djie.

Dia datang dari Pulau Bangka ke Pulau Belitung dikarenakan kondisi perekonomian yang sulit pada saat era penjajahan Jepang.

Kedai kopi dia namakan dari namanya sendiri, Kong Djie.

Kedai kopi Kong Djie salah satu warung kopi tertua di Belitung, di mana tradisi minum kopi sambil bersosialisasi telah dikenal sejak lama.

Walau telah berjalan selama puluhan tahun, kedai kopi pertama masih mempertahankan interior asli.

Karena tidak memproduksi kopi sendiri, biji kopi yang diolah di kedai-kedai kopi di Bangka Belitung umumnya didatangkan dari Pulau Sumatera dan Jawa.

Menu kopi khas Kong Djie secara tradisional mirip dengan kedai kopi lainnya, antara lain Kopi hitam dan kopi susu.

Masyarakat lokal Belitung biasanya menyukai kopi susu dengan hidangan singkong goreng.

Racikan kopi Kedai Kong Djie dibuat dari resep keluarga yang mencampurkan Arabika asal Sumatera dan Robusta asal Jawa sehingga menghasilkan ciri khas kopi yang asam namun harum.

Selain itu air untuk menyeduh haruslah yang benar-benar panas mendidih.

Sementara itu, Era Nizma, salah seorang penikmat kopi dari Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan mengungkapkan, dia lebih menyukai kopi hitam Kong Djie.

“Rasanya enak dan gurih, dan beda dengan rasa kopi lainnya,” ujarnya singkat.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts