Sidang MK Sengketa Pilkada PALI Kembali Digelar, Pendukung Masih Saling Klaim Menang

PALI, Sumselupdate.com — Sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2020, yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK), dengan register Nomor 16/PHP.BUP-XIX/2021 kembali dilakukan.

Pasca digelarnya sidang, sejumlah pendukung kedua pasangan calon (paslon), saling klaim kemenangan di sosial media. Jika pendukung paslon nomor urut 01 Devi Harianto – Darmadi Suhaimidi (DH-DS) mengklaim bahwa permohonan dikabulkan oleh majelis hakim MK, dan akan dilanjutkan ke Pemungutan Suara Ulang (PSU), namun untuk pendukung paslon nomor urut 02 Heri Amalindo – Soemarjono (HERO), mengklaim di sosial media dengan membuat status “Alhamdulillah akhirnya masih HERO yang menang”.

Bacaan Lainnya

Sementara jalannya sidang yang digelar secara daring, Rabu (3/3) dengan agenda pembuktian (pemeriksaan saksi dan ahli), serta penyerahan alat bukti tambahan berlangsung empat jam lamanya, dengan masing-masing saksi dari pihak pemohon dan termohon tiga orang.

Dalam sidang tersebut, terlihat beberapa poin yang ditanyakan, oleh Hakim MK, seperti jumlah surat suara yang tidak sama dengan daftar hadir, pemilih yang memilih lebih dari satu kali, pembukaan kotak suara tanpa mengundang saksi pasangan calon (paslon).

Dengan begitu, maka hasil sidang MK ini akan dituangkan pada Keputusan Akhir MK, yang diagendakan akan diumumkan pada 19-24 Maret 2021 mendatang juga dilakukan secara online atau daring.

Paslon 01 Devi Harianto SH MH-H Darmadi Suhaimi SH (DHDS) selaku pihak pemohon mengatakan, bahwa fakta persidangan yang digelar MK ini, masyarakat Kabupaten PALI bisa menilai sendiri seperti apa yang sebenarnya terjadi.

“Masyarakat juga bisa menilai seperti apa yang terjadi. Untuk itu saya harap tim dan pendukung kita bisa sama-sama berdoa, apa yang kita harapkan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU,red), dikabulkan hakim MK,” ujar Darmadi melalui ponselnya.

Dirinya juga meminta, agar semua masyarakat Kabupaten PALI, terutama para pendukungnya, untuk bisa menahan diri, agar situasi kondusif tetap terjaga di Bumi Serepat Serasan. “Kita harap semuanya bisa tenang,” tambahnya.

Sementara, Ketua KPU Kabupaten PALI, Sunario, SE sebagai pihak termohon mengatakan, bahwa sidang kali ini pihaknya tidak ada kendala yang berarti, keterangan saksi ahli yang dihadirkan juga sangat-sangat jelas memberikan kesaksiannya untuk membantah pemilih yang dituduhkan memilih lebih dua kali, bahkan saksi pemohon juga mengakui bahwa dia hanya memilih satu kali.

“Alhamdulillah sidang hari ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita, para saksi yang kita hadir mampu menjawab pertanyaan para hakim, kita optimis para hakim akan mengabulkan keinginan kita,” jelasnya.

Alhamdulillah sidang hari ini berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita, para saksi yg kita hadir mampu menjawab pertanyaan para hakim, kita optimis para hakim akan mengabulkan keinginan kita.

Selanjutnya, KPU Kabupaten PALI akan menunggu hasil dari keputusan MK yang akan dijadwalkan pada tanggal 19-24 Maret 2021.
“Setelah selesai sidang hari ini kita tinggal menunggu keputusan MK pada tanggal 19-24 Maret 2021, apapun keputusan MK, KPU PALI siap melaksanakannya,” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.