Jakarta, Sumselupdate.com – Pengurus pusat Jakmania menyesalkan insiden pemukulan terhadap anak Menpora Imam Nahrawi saat laga Persija Vs Persebaya beberapa waktu lalu. Jakmania pun meminta maaf atas insiden itu.
“Intinya kami dari pihak Jakmania menyesalkan kejadian seperti itu, kejadian bahwa situasi memanas lalu situasi jadi nggak asyik lalu ada hal yang kurang berkenan bagi banyak orang,” ujar Sekjen Jakmania Dicky Soemarno dikutip dari detik.com, Minggu (1/7/2018).
Insiden itu juga sekaligus menjadi bahan evaluasi Jakmania ke depan agar tidak peristiwa serupa tidak terulang. Dicky menyadari situasi saat itu memang sempat memanas.
“Kami melihat ini sebagai bahan evaluasi kami nanti. Bahwa memang ya situasinya seperti itu sempat memanas,” imbuhnya.
Dicky menyampaikan bahwa dari pihaknya pun saat itu tidak ada yang mengetahui bahwa korban adalah anak Menpora. “Ya nggak ada yang tahu. Kalau Kemenpora kan seharusnya duduk di tempat kehormatan di VIP,” ucapnya.
Namun HP tidak ditahan polisi mengingat ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara. Menpora Imam menyoroti keberadaan Ketum Jakmania Ferry Indrasjafri yang dalam video terlihat ikut dalam rentetan kejadian berujung pemukulan ini. (pto)











