Serahkan Bantuan Korban Kebakaran, Kades Tanding Marga PALI Imbau Warga Waspada Jelang Musim Kemarau  

Kades Tanding Marga bersama BPBD dan Dinas Sosial saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran Mahadan.

PALI, Sumselupdate.com Kepala Desa Tanding Marga, Kecamatan Penukal Utara, A Rifa’i bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten PALI menyerahkan bantuan kepada Mahadan (55), warga Dusun 4 Talang Ritam, Desa Tanding Marga yang menjadi korban kebakaran pada Sabtu (12/6/2021) pagi.

Kades mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi saat penghuninya sedang menyadap karet.

Bacaan Lainnya

“Saat kejadian, posisi rumah sedang kosong. Karena Mahadan dan istri sedang nyadap karet. Dan kedua cucunya yang tinggal di rumah, juga tidak ada di rumah,” terang Kades A Rifa’i.

Dalam kesempatan itu dia mengimbau kepada warga untuk waspada menghadapi musim kemarau yang tidak lama lagi akan tiba.

“Saat hendak meninggalkan rumah, kami imbau untuk diperhatikan lagi. Jangan sampai ada menghidupkan api yang sedang menyala, baik dari kompor, obat nyamuk atau sebagainya. Selain itu, kami juga mengingatkan kepada warga untuk membuka lahan tidak dengan cara membakar. Karena, selain ada ancaman pidana juga bisa membahayakan keselamatan bagi warga itu sendiri,” imbaunya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak BPBD dan Dinsos PALI yang sudah memberikan bantuan kepada warga, korban kebakaran.

“Kami sangat apresiasi dan terima kasih kepada BPBD dan Dinsos yang sudah memberikan bantuan, semoga bermanfaat dan bisa mengurangi beban korban,” tuturnya.

Kediaman Mahadan di Dusun 4 Talang Ritam, Desa Tanding Marga, Kabupaten PALI yang hangus dilahap si jago merah, Sabtu (12/6/2021) pagi.

Di tempat yang sama, Lihan, Kepala Bidang pada BPBD PALI, langsung menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

“Bantuan yang diberikan berupa sandang, pangan, perabotan rumah tangga. Serta ada juga bantuan dari Dinas Sosial berupa sembako. Kepada warga, kami ingatkan untuk berhati-hati ketika meninggalkan rumah yang kosong. Jangan sampai ada api yang masih menyala,” terang Lihan.

Sementara itu, Sumini istri dari Mahadan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan.

“Saat kejadian, kami sedang nyadap karet. Jarak kebun dengan rumah sekitar dua kilometer. Kami dikasih oleh tetangga yang langsung menelpon kami ketika kebakaran. Tapi apa daya, seluruh barang-barang, televisi, motor, perabotan rumah tangga, hingga pakaian hangus terbakar,” ujar Sumini sambil meneteskan air mata. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.