PALI, Sumselupdate.com – Penghargaan kembali diraih h Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari sektor kesehatan.
Kali ini, Daerah Otonomi Baru (DOB) yang baru berusia sembilan tahun itu, meraih penghargaan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) karena berhasil dalam jangka waktu sepuluh tahun bebas dari Frambusia.
Direktur RSUD Talang Ubi dr Hj Tri Fitrianti membenarkan jika Kabupaten PALI, berhasil meraih penghargaan dari Kemenkes RI pada peringatan Hari Malaria se-dunia, yang dihelat Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Penghargaan tersebut berupa sertifikat, di mana artinya Kemenkes RI tidak menemukan adanya frambusia di Bumi Serepat Serasan selama sepuluh tahun,” terangnya.
Diketahui Frambusia merupakan Infeksi bakteri kronis yang mempengaruhi kulit, tulang, dan tulang rawan.
Frambusia paling sering mempengaruhi anak-anak di daerah tropis Afrika, Asia, dan Amerika Latin. Frambusia menyebar melalui kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi.
Sementara itu, Sekda Kabupaten PALI, Kartika Yanti, SH, MH yang mewakili Bupati PALI dalam penerimaan penghargaan dari Kemenkes mengucapkan rasa bangganya karena Kabupaten PALI, bisa menjadi salah satu kabupaten yang meraih penghargaan Kemenkes RI kategori bebas frambusia.
“Alhamdulillah, tentu ini menjadi kebanggaan bagi kabupaten PALI. Karena, dari seluruh kabupaten kota se Indonesia, hanya 47 kabupaten yang menerima penghargaan tersebut. Untuk di Sumsel sendiri, hanya ada tiga kabupaten,” kata Sekda.
“Terima kasih kepada semua tenaga kesehatan di kabupaten PALI, yang turut membantu kabupaten PALI, bisa terbebas dari frambusia,” pungkasnya. (adj)











