Selain Atasi Banjir, Embung di Kayuagung akan Jadi Destinasi Wisata Baru

Rabu, 27 Januari 2021
Embung Konservasi di Kayuagung yang baru selesai dibangun, akan menjadi destinasi wisata yang baru.

Palembang, Sumselupdate.com – Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra (BBWSS) VIII telah menyelesaikan pembangunan Embung Konservasi di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Keberadaan Embung Konservasi ini dapat mengurangi banjir di dua kelurahan di Kayuagung, OKI.

“Embung konservasi Kayuagung sebagai tampungan air dapat menampung kelebihan air pada musim penghujan dan dimanfaatkan pada musim kemarau, sehingga menjamin keberlangsungan ketersediaan air,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Ir Birendrajana, MT, melalui PPK Danau Situ Embung, David , Rabu (27/1/2021).

David mengatakan pembangunan Embung ini juga sesuai anjuran Presiden Jokowi Widodo yang ingin memperbanyak embung-embung karena fenomena alam kita yang ketika musim panas itu kering kekurangan air, dan ketika kita musim penghujan debit air kita berlebih maka perlu diperhatikan kita membangun kolam/ embung.

Advertisements
Foto udara Embung Kayuagung

Selain itu, ini juga merupakan dalam rangka menjaga konservasi alam kita untuk merevitalisasi embung mengendalikan alam kita ini sesuai sebagaimana fungsinya.

“Ini juga sebagai upaya pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) untuk mengantisipasi kekeringan dan mendukung program ketahanan pangan dan air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia salah satunya dengan membangun embung,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan embung selain untuk irigasi lahan pertanian juga bermanfaat untuk konservasi air yang dapat digunakan sebagai sumber air baku bagi masyarakat dan sumber air peternakan terutama pada saat musim kemarau.

“Untuk memaksimalkan embung konservasi agar mendapat hasil yang maksimal kami juga melibatkan beberapa instansi seperti Pertanian, Pekerbunan, Pariwisata,” ungkapnya.

Ditambahkannya, embung yang dibangun dengan luas kawasan mencapai 3 hektare tersebut, mampu menampung air sebanyak 40.000 meter kubik dengan saluran drainase mencapai 2.680 meter hingga ke Sungai Batun.

Embung Konservasi Kayuagung ini juga akan dijadikan sebagai kawasan wisata di Kayuagung. Di sekitar embung ini juga dilengkapi dengan jogging track, setelah itu akan dibikin stand-stand UMKM serta disediakan lahan serbaguna untuk acara pernikahan ataupun konser. (ron)

Embung Konservasi di Kayuagung yang baru dibangun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.