Sekretariat Mapala Universitas Bina Darma Palembang Diserang, Tiga Mahasiswa Terluka

Salah satu korban terluka akibat Sekretariat Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Binadarma Palembang mendadak diserang sejumlah orang tak dikenal, Kamis (19/5/2022) malam.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Sekretariat Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Binadarma Palembang mendadak diserang sejumlah orang tak dikenal, Kamis (19/5/2022) pukul 22.00 WIB.

Read More

Akibat penyerangan itu, tiga mahasiswa menjadi korban dan terpaksa dilarikan ke RSUD Bari Palembang.

Belakangan diketahui ketiga mahasiswa tersebut adalah Mufl i(23), Muhammad Perdana (19) yang merupakan mahasiswa Binadarma (Bidar) mengalami luka tusuk di leher, dan satu mahasiswa Universitas Sjakhyakirti bernama Rahmat Hidayat(18) mengalami luka parah di bagian pinggang kanan dan belakang tubuh korban.

“Yang jadi korban dua mahasiswa sini (Bidar) dan mahasiswa Sjakhyakirti yang alami luka di pinggang dan belakang. Dan saya dan teman di leher dan teman saya di kepala kena lemparan batu,” ujar Perdana, salah seorang korban saat ditemui di TKP, Jumat (20/5/2022).

Ia menuturkan, awal mula kejadian ada pemuda yang main futsal di halaman kampus Universitas Binadarma yang meletakkan handphone-nya tiba-tiba ada duo orang pria berambut panjang yang mengambil handphone mereka yang mereka pikir adalah orang-orang Mapala Binadarma.

Pemuda tersebut melaporkan yang lainnya, sehingga puluhan orang mendatangi sekret dan merusak ruangan mereka, hingga ketiga orang mahasiwa tersebut menjadi korban.

Dari pantauan media terlihat serpihan kaca pecah dan berserakan. Tak lama Unit 4 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Panit Ipda Maryanto datang ke lokasi kejadian untuk memintai keterangan bersama dengan kuasa hukum Universitas Binadarma Anton Nurdin.

“Tentunya kami menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwajib dengan laporan penganiayaan dan  pengrusakan. Serta kami harap hukum ditegakkan dan pelaku bisa terungkap,” kata Kuasa Hukum Universitas Bina Darma Anton Nurdin.

Ia membenarkan jika ada dua korban dari mahasiswa Universitas Bina Darma dan ada satu mahasiswa dari Universitas Sjakhyakirti. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.