Sekjen DPR RI Apresiasi Antusiasme Mahasiswa Magang di Kampus Merdeka

Writer: - Sabtu, 20 April 2024
Kepala Pusat Analisis Keparlemenan Sekretariat Jenderal DPR RI Achmad Sani Alhusain
Kepala Pusat Analisis Keparlemenan Sekretariat Jenderal DPR RI Achmad Sani Alhusain

Jakarta, Sumselupdate.com — Kepala Pusat Analisis Keparlemenan Sekretariat Jenderal DPR RI Achmad Sani Alhusain mengapresiasi antusiasme mahasiswa magang Kampus Merdeka saat mengikuti kuliah umum program Magang Di Rumah Rakyat (MDRR) DPR RI 2024. Hal itu memperlihatkan atensi para mahasiswa magang tersebut menunjukkan sisi luar biasa.

Berdasarkan hasil seleksi asesmen, latar belakang mahasiswa magang tersebut memiliki kualitas di atas rata-rata sehingga layak mengikuti MDRR tersebut.

Read More

“Sehingga ketertarikan teman-teman mahasiswa untuk tahu persis apa yang dilakukan Sekretariat Jenderal atau di DPR ini tinggi,” ujar Achmad Sani usai kuliah umum Kampus merdeka di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Achmad Sani mengaku mendapatkan beberapa pertanyaan menarik yang disampaikan peserta magang. Pertanyaan itu, terkait bagaimana Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Legislatif DPR RI memastikan bahwa pelatihan memiliki output melahirkan tolak ukur integritas tinggi.

“Saya sampaikan bahwa integritas atau komitmen dari seorang ASN tidak hanya cukup dibentuk melaluipelatihan, tapi harus dibentuk mulai dari unsur paling kecil yaitu keluarga sendiri,” tuturnya.

Sehingga, peserta magang yang mengikuti kampus Magang Merdeka di Rumah Rakyat ini bisa terkonversi nilainya menjadi 20 SKS yang dapat menggantikan satu semester bagi mahasiswa itu sendiri.

Dikatakan, sejak awal mendapatkan amanah dari Sekjen DPR RI untuk menyelenggarakan Magang Kampus Merdeka, Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Legislatif langsung membuat proposal, silabus, dan kurikulum yang baik. Sehingga peserta magang yang mengikuti kampus Magang Merdeka di Rumah Rakyat ini bisa terkonversi nilainya menjadi 20 SKS yang dapat menggantikan satu semester bagi mahasiswa itu sendiri.

“Tentunya juga skenario atau kurikulum yang sudah disiapkan oleh Pusbangkom itu harapannya udah bisa memenuhi,” jelas Sani.

Dalam kesempatan itu, dia mendengarkan pertanyaan mahasiswa terkait kendala konversi magang menjadi SKS karena kebijakan kampus yang berlaku. Menanggapi itu, dia menegaskan, Pusbangkom akan memfasilitasi dengan cara mengkomunikasikannya dengan kampus. Tentu, harus ada komunikasi dari Kemendikbud terkait dengan kepastian mahasiswa mengikuti MDRR dipastikan semua sks-nya bisa terpenuhi

“Yang pasti sosialisasi program Kampus Merdeka hadir sebagai program pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan. Pemerintah juga harus terus melakukan sosialisasi tapi karena kami sudah menerima mahasiswa yang masih punya kendala komunikasi dengan kampusnya Insyaallah Pusbangkom akan memfasilitasinya ,” tegasnya.

Achmad Sani berharap jangan sampai program magang menjelang masa berakhir belum ada pengertian dari kampus terkait konversi SKS tersebut. Itu akan merugikan mahasiswa yang ikutan MDRR di DPR RI. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts