Sebanyak 500 Personel Bakal Amankan Pemakaman Jenazah Santoso

Sabtu, 23 Juli 2016
Santoso semasa hidup

Poso, Sumselupdate.com– Jenazah pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Santoso, telah diserahkan ke keluarga pada Sabtu (23/7) pukul 08.20 WITA. Jenazahnya langsung diterima oleh adik Santoso.

Menurut Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Hari Suprapto, rencananya Santoso akan dimakamkan di Dusun Tosanjaya, Desa Lanjangan, Kecamatan Poso Pesisir, Poso. Namun, Hari mengaku tidak tahu pasti kapan jenazah itu akan dimakamkan.

Read More

“Itu sepenuhnya hak dari keluarga,” kata Hari seperti dilansir Liputan6.com, Sabtu (23/7).

Polisi pun sudah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengamankan proses pemakaman Santoso. Satgas itu dipimpin langsung oleh Kapolres Poso AKBP Roni Prasetyo.

“Sudah disiapkan 500 personel (untuk pengamanan),” sebut Hari.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kemarin, Jum’at (22/7) telah menginstruksikan agar proses pemakaman Santoso dijaga ketat. Tujuannya, agar tidak terjadi kegaduhan saat proses itu berlangsung.

“Prinsipnya adalah agar pada waktu pemakaman jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan aksi heroik dan lain-lain. Karena dia adalah pelanggar hukum,” kata Tito.

Pengawalan ketat, ujar dia, bukan tanpa alasan. Sebab dikhawatirkan ada potensi kerawanan saat pemakaman berlangsung. “Karena kami lihat ada potensi kerawanan. Karena masih ada Ali Kalora dan Basri,” tegas Tito.

Seperti diketahui, Santoso tewas dalam baku tembak dengan Tim Alfa 29 dari TNI yang terjadi pada Senin (18/7) lalu sekitar pukul 18.30 WITA di pegunungan Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts