Sekayu, Sumselupdate.com – Setelah satu warga Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin lebih memaksimalkan upaya pencegahan dalam penanganan penularan Covid 19 di kabupaten yang dipimpinnya.
Salah satu gerakan pencegahan itu di mana terhitung mulai Jumat, 17 April 2020 hari ini, didirikan posko penjagaan hingga pengalihan arus lalu lintas (lalin) dengan menutup Jalan Bupati Oesman Bakar-Jalan Kol Wahid Udin.
Dodi mengimbau kepada masyarakat Muba untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker.
“Hindari kerumunan, dan beraktifitas di rumah saja. Ini demi memutus mata rantai penularan wabah Covid-19,” kata Dodi yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Muba yang saat itu didampingi Kapolres dan Dandim 0401 Muba dalam konfrensi pers, Kamis (16/4) malam.
Dodi menambahkan, Pemkab Muba bersama jajaran Satgas Gugus Tugas Covid-19 lebih memperketat orang yang masuk ke wilayah Muba demi mencegah meluasnya penularan Covid-19. Pengetatan keluar masuk warga dari Muba difokuskan di lima titik perbatasan wilayah Muba.
“Pengawasan akan lebih diperketat, jangan panik dan tetap berada di rumah masing-masing, ikuti protokol kesehatan dan bagi yang merantau untuk menunda balik dusun mari kita bersatu melawan Covid-19,” tegasnya.
Sementara itu, Kadishub Muba Pathi Ridwan mengatakan, sosialisasi juga akan disampaikan kepada masyarakat baik melalui spanduk serta imbauan.
”Skema perencanaan rekayasa arus lalu lintas di Kota Sekayu ini semoga dapat membantu memutus rantai penyebaran penularan Covid-19,″ jelasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muba AKP Candra Kirana mengatakan, posko Tim segera didirikan yaitu di Simpang Randik dan Simpang 4 Rumah Pintar.
”Para personel juga akan stand by dalam penjagaan. Adapun personel yang terlibat dari personel Polres Muba bersama Dandim 0401, Sub Denpom Sekayu, Dishub, Pol PP, BPBD, dan Dinkes yang akan selalu berkoordinasi untuk pelaksanaan di lapangan,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, salah satu warga yang terinfeksi virus Corona ini adalah perempuan berusia 24 tahun berinisial BFV yang tinggal di Lingkungan 1 Kayuara, Sekayu, Kabupaten Muba. (est)











