PALI, Sumselupdate.com – Dalam hampir satu pekan air PDAM tak mengalir, membuat warga di wilayah Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengalami krisis air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terpaksa membeli air bersih.
“Biasanya air PDAM di rumah kami bergiliran mengalirnya, atau berselang satu hari air hidup. Namun, dari tanggal 9 sampai hari ini air tak mengalir. Memang waktu itu ada selembaran bahwa air belum bisa mengalir sampai tanggal 11 kerena ada perbaikan, tapi sampai sekarang air belum hidup,” kata Arif, warga Kelurahan Handyani, Senin (13/8/2018).
Dikatakan Arif, lima hari air PDAM belum mengalir. Dia terpaksa membeli air bersih sebanyak 4 ribu liter. “Air tangki PDAM di sini juga habis, jadi kami beli air bersih 4 tedmod, satu tedmod berisi 1.000 liter dengan harga Rp60 ribu per tedmod,” katanya.
Dirinya bersama warga lainnya berharap agar di PDAM yang menyalurkan air bersih di wilayah Talang Ubi bisa meningkatkan pelayanan, seperti penyaluran air ke pelanggan PDAM.
“Sudah lama di Pendopo bisa dibilang krisis air bersih, buat sumur resapan tidak ada air, sedangkan air PDAM sering juga madak, semoga ada pembenahan di PDAM,” harapan Arif.
Sementara itu, Kepala Cabang PDAM Pendopo, Rusdi menyebut bahwa air PDAM sekitar pukul 21.00, pada Minggu (12/8) sudah mengalir seperti biasa. Namun, disinggung sampai saat ini di wilayah Kelurahan Handayani belum hidup.
Dia menjawab mungkin saja belum giliran. “Air sudah hidup jam 9 malam tadi (kemarin). Untuk wilayah Handyani mungkin saja menunggu giliran,” ucap Rusdi, ketika dihubungi melalui via telepon. (adj)











