Palembang, Sumselupdate.com – Kasus terjadinya peristiwa peluru nyasar yang mengenai kaki kiri seorang kernet mobil pembawa tabung gas 3 kg, di Jalan Banten VI, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, pada Selasa (20/5/2025) kemarin, terus diselidiki oleh Satreskrim Polrestabes Palembang dan unit Reskrim Polsek SU II Palembang.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, melalui Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, memastikan anggota piket Polsek, piket Reskrim dan piket Identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang, sudah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP, serta meminta keterangan saksi-saksi.
“Kami akan koordinasikan ke Labfor Polda Sumsel dan menunggu uji balistik, guna memastikan proyektil peluru tersebut digunakan dari senjata api jenis apa,” ucap AKBP Andrie Setiawan, saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis (22/5/2025) siang.
Dijelaskan AKBP Andrie, anggotanya juga telah mendalami keterangan saksi di TKP yakni sopir mobil pick up yang merupakan rekan dari korban, yang juga berada di TKP.
“Korban dan sopirnya ini datang ke warung manisan yang juga pangkalan gas elpiji, untuk menurunkan gas 3 kg dari atas mobil. Saat tengah bongkar muat, tiba-tiba korban terkena peluru nyasar di tumit menembus telapak kaki kirinya,” bebernya.
Baca juga : Tengah Bongkar Muat Tabung Gas 3 Kg, Kaki Kiri Kernet Mobil Pick Up Terkena Peluru Nyasar
Atas peristiwa itu, lanjut AKBP Andrie, korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang, untuk dilakukan perawatan medis. “Kami yang mendapati laporan itu, langsung menuju ke TKP, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi dan mengamankan proyektil peluru untuk diperiksa di Labfor,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Banten 6, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, dihebohkan dengan temuan peluru nyasar di salah satu warung jualan manisan yang juga pangkalan LPG 3 kg, pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Baca juga : Benarkan Adanya Korban Terkena Peluru Nyasar, Kapolrestabes Palembang Sebut Polisi Tengah Selidiki
Akibatnya seorang kernet mobil pick up pengantar tabung gas LPG kg bernama Ari Kernedi (30), yang sedang melakukan bongkar muat tabung gas di depan warung manisan tersebut, mengalami luka tembak dibagian telapak kaki sebelah kiri menembus ke ujung tumit, dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang, untuk mendapati perawatan.
Ditemui di lokasi kejadian, sopir mobil pick up Ibrahim (31) warga Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, membenarkan adanya kejadian peluru nyasar yang mengenai kernetnya. Dimana peristiwa itu terjadi ketika dirinya bersama korban sedang menurunkan tabung gas 3 kg sebanyak 100 buah di warung tersebut.
Namun, saat tabung gas tinggal 20 buah, tiba-tiba datang peluru nyasar yang mengenai kaki kernetnya bagian sebelah kiri, hingga mengeluarkan darah.
“Banyak darah yang keluar dari kakinya, langsung kami bawa ke RS Bhayangkara Palembang, untuk berobat,” ungkap Ibrahim, pada Selasa (20/5/2025) malam. (**)











