Sama-sama Incar Poin, Sriwijaya FC Vs PSMS Medan Diprediksi Bakal Panas

Kas Hartadi.

Palembang, Sumselupdate.com – Derby Andalas antara Sriwijaya FC menghadapi PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, pada 1 Oktober diprediksi bakal berlangsung panas.

Sriwijaya FC menginginkan poin penuh untuk mengamankan satu tiket lolos ke babak delapan besar Liga 2 2019. Di sisi lain, PSMS tidak ingin kehilangan angka demi menjaga kans lolos ke fase selanjutnya.

Bacaan Lainnya

Dengan kedua tim sama-sama menginginkan tambahan angka, pertandingan ini tentu akan menghadirkan tensi yang panas. Selain masalah gengsi sesama tim asal Sumatera, hasil akhir pertandingan juga menjadi penentu langkah kedua tim untuk kembali ke kasta tertinggi Liga 1.

Mengacu pada posisi di klasemen sementara, Sriwijaya FC tentu berada di atas angin. Nangkring di peringkat kedua dengan koleksi 37 angka dari 19 laga, Laskar Wong Kito cuma butuh tambahan tiga angka di tiga laga tersisa, guna merebut satu tiket delapan besar.

Perjuangan lebih berat justru dihadapi PSMS. Berada di posisi keenam dan baru mengumpul 28 angka dari 18 pertandingan, Ayam Kinantan butuh kemenangan untuk mendekati PSCS Cilacap di peringkat keempat. Di mana antara kedua tim memiliki selisih empat poin.

Meski timnya memiliki kesempatan yang besar untuk lolos, Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, memilih tetap merendah. Dia mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus dan menganggap semua pertandingan sisa sebagai laga final.

“Pertandingan menghadapi PSMS ini sangat penting, ini bisa menjadi laga penentu. Tidak hanya menghadapi PSMS, dua laga lainnya juga tidak kalah penting, semuanya kita anggap final,” kata Kas Hartadi, Senin (30/9/2019).

Dalam duel ini, Sriwijaya FC kemungkinan tidak akan tampil full team. Satu pemain dipastikan absen ialah Nerius Alom yang mengalami cedera. Sementara Bobby Satria, Zulkifli Syukur dan Hendra Mole yang sempat diragukan sudah dalam kondisi fit.

Kendati hanya satu pemain yang tidak dapat tampil, namun ada masalah lain yang membuat upaya Sriwijaya FC meraih poin penuh bisa saja terhambat. Ialah masalah kebugaran pemain.

Sebelum meladeni PSMS, Ambrizal Cs hanya memiliki persiapan dalam dua hari. Usai menghadapi Persiraja Banda Aceh pada 27 September, persiapan Sriwijaya FC bisa dibilang amat sangat mepet.

“Persiapan tim cuma dua hari, recovery dan ujicoba lapangan. Belum lagi perjalanan yang melelahkan dari Aceh. Setelah pertandingan yang berlangsung di malam hari, subuhnya kita ke Palembang, tentu ini sangat melelahkan,” ujar Kas Hartadi.

“Mengenai kondisi lawan, saya merasa PSMS punya progres yang cukup bagus, terutama saat dibesut Jafri Sastra. Untuk itu kita tidak ingin lengah, pertandingan ini sangatlah penting,” terangnya.

Sementara Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra, berupaya ingin memaksimalkan Derby Andalas di Palembang. Dia menganggap hasil pertandingan ini punya dampak yang besar dalam perjalanan PSMS di Liga 2.

“Sriwijaya FC merupakan tim yang disiapkan dengan sangat matang untuk lolos ke Liga 1. Jadi tim ini sangat solid, tim yang tangguh. Kita hanya berupaya memaksimalkan pertandingan ini dan jangan sampai kalah,” ujarnya.

Sama seperti Sriwijaya FC, pada laga ini, mantan pelatih Semen Padang menyebut ada dua pemain yang akan absen. Adalah Bruno Casimir yang harus menepi akibat sanksi komisi disiplin PSSI dan cedera, serta Andre Sitepu, yang menderita cedera. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.