Baturaja, Sumselupdate.com – Hingga kini fasilitas penunjang berupa CCTV di Rutan kelas II B Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), belum dimiliki.
Kepala Rutan Baturaja Herdianto mengatakan pihaknya membutuhkan 20 titik pemasangan CCTV. “Kami tentunya juga berharap Pemkab OKU dapat memberikan bantuan berupa CCTV, karena saat ini jumlah penghuni dengan petugas Rutan sangat tidak sebanding,” kata Karutan Baturaja, Herdianto didampingi Kasub Pelayanan, Ismanto Selasa (11/4/2017).
Herdianto menjelaskan, mereka sudah mengajukan dan meminta bantuan dari pemda. Ada beberapa item. Antara lain, gorong-gorong, sumur bor, mobil dinas jenis ambulans serta CCTV.
“Yang rencananya akan dibantu pemda yakni gorong-gorong, sumur bor dan mobol dinas jenis ambulans. Rencamanya akan direalisasikan pada 2018. Untuk CCTV belum direalisasikan,” ujarnya saat ini jumlah penghuni Napi dan tahanan titipan berjumlah 456 orang.
Untuk memenuhi kebutuhan CCTV itu kata Karutan Baturaja, mereka juga akan meminta dukungan dan bantuan dari pihak BUMN. “Ini akan kita ajukan juga ke BUMN seperti PT Semen Baturaja,” ucapnya.
Di samping itu ia mencaritakan, pihaknya juga sudah mendapatkan bantuan berupa proyektor dan sound system dari Bank BRI.
Pihaknya berterima kasih dan sangat mengapresiasi bantuan, yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI tersebut. Karena baru inilah Rutan Baturaja memiliki proyektor dan sound system guna menunjang pembinaan bagi warga binaan.
“Ya harapan kita, usulan bantuan kepada pemerintah jangan direalisasikan pada 2018. Melainkan di tahun 2017 ini. Terutama khususnya, untuk realisasi bantuan pembangunam gorong-gorong, ” harapnya.
Hal ini kata dia, mengingat kebutuhan perbaikan gorong-gorong ini sangat mendesak. Sebab jika hujan mengguyur kerap menimbulkan banjir. Bahkan jalan aspal di depan rutan bisa terendam hingga satu meter lebih.
“Kalau sudah banjir jalan ini tidak bisa dilewati. Maka itu kita harapkan usulan bantuan itu bisa direalisasikan pada tahun 2017 ini,” jelasnya. (Wid)











