IRT di PALI Terkejut Dengar Kenaikan Harga Garam

Selasa, 18 Juli 2017
Garam Cap Segitiga

PALI, Sumselupdate.com – Sejumlah ibu rumah tangga (IR) di Kabupaten PALI merasa terkejut saat hendak membeli garam kasar beryodium di Pasar Inpres Pendopo, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Pasalnya, tanpa pemberitahuan dan sebab yang pasti tiba-tiba harga garam meloncak drastis. Dari harga yang sebelumnya satu bungkus garam yang beratnya 250 gram hanya Rp 1.500,00 per bungkus tapi kini harganya menjadi Rp 2.500,00 per bungkus.

Read More

Sontak, naiknya harga bahan dapur yang rasanya asin itu membuat ibu-ibu di pasar Tradisional kaget.

Iya, padahal kemarin aku beli garam masih Rp 1.500,- per bungkus. Hari ini sudah naik menjadi Rp2.500. Naeknyo cukup tinggi pulo, 75 %, cak mano kalu garam di toko-toko kecik. Pasti lebih tinggi pulo. Bahkan ada yang menjual Rp 3.500,- per bungkus,” terang Nurlela (51) warga Gang Masjid, Kelurahan Talang Ubi Timur, Selasa (18/7/2017).

Ia juga merasa heran dan bingung, karena harga-harga kebutuhan pokok naik terus. “Kemarin listrik yang naik, ini sekarang lah garam pulo yang naek. Cak mano nak sejahtera rakyat Indonesia, hargo-hargo barang kebutuhan pokok serba naek galo. Kami minta kepada pak presiden Joko Widodo dengarkan keluhan kami ini,” tukasnya.

Sementara itu, Samsul (42) salah satu pedagang di pasar inpres Pendopo mengaku harga garam naik tersebut berasal dari agennya.

Dari agennyo bae sudah naek pak, otomatis kami naek jugo. Kami nak nyari untung jugo. Untuk penyebab pastinya kami belum tahu pak, karena memang bahan dapur satu ini (garam, red) beda dengan bahan masakan lainnya. Tidak ada musim panen atau yang lainnya,” ujarnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts