Rompi Anti Peluru Level IV ‘Temani’ Anggota Reskrim Saat Hadapi Bandit Bersenjata

Senin, 17 Oktober 2016
Kapolres OKU Leo Andi Gunawan saat menerima bantuan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo salah satunya rompi anti peluru di Mapolres OKU beberapa waktu lalu.

Baturaja, Sumselupdate.com –  Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan sekaligus melindungi diri saat melakukan penyergapan bandit bersenjata, Polres Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki strategi sendiri. Salah satunya melengkapi diri dengan rompi anti peluru level empat (IV).

Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan Sik MPP mengatakan, rompi tersebut merupakan bantuan yang diserahkan Kapolda Sumsel beberapa waktu lalu.

Read More

“Rompi anti peluru level empat yang diterima sangat membantu untuk menambah pengamanan dan kenyamanan anggota. Terutama anggota Reserse dan Kriminal (Reskrim) ketika menghadapi kawanan bandit bersenjata,” kata Kapolres.

Saat ini, menurut dia, kejahatan dan pelakunya juga ada yang membekali dengan senjata api rakitan. Jika anggota tidak mengenakan rompi anti peluru yang berkualitas baik saat menangkap, akan berakibat fatal seandainya penjahat melawan dengan senpinya.

Perwira dengan tanda kepangkatan melati dua di pundaknya ini menjelaskan, 10 rompi anti peluru level empat bantuan Kapolda Sumsel, merupakan rompi baru yang menambah 30 rompi anti peluru yang sudah dimiliki Polres OKU. Hanya saja 30 buah rompi anti peluru tersebut level tiga.

Untuk level empat, kata dia, sangat cocok digunakan di lapangan menghadapi kawanan penjahat bersenjata api.

Keunggulan rompi ini bisa menahan tembakan peluru dari senjata laras panjang. Bahannya terbuat dari kevlar yang dilapisi lempengan keramik.

“Keamanan anggota sangat terjamin terutama dari tembakan senjata laras panjang milik pelaku kejahatan. Walau bagaimana pun kita harus menghindari risiko tinggi saat berhadapan dengan pelaku tindak kriminal,” jelas Leo.

Ada pun rompi lainnya yang sudah ada yakni level tiga, menurut Leo, selama ini sudah dipakai anggotanya dari berbagai kesatuan. Seperti Tim Walet dari Satuan Shabara, dan tentu saja tim Reskrim maupun tim gabungan yang dibentuk dari Reskrim dan Intelkam. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts