Palembang, Sumselupdate.com – Pemberian vaksinasi tahap kedua untuk pelayan publik mulai dilakukan sejak 2 Maret. Setelah para pegawai Satpol PP Kota Palembang yang divaksin, kini menyusul 360 ASN di Dinas PUPR Kota Palembang yang mendapatkan giliran.
Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, vaksinasi untuk ASN dan honorer sudah mulai dilakukan. Beberapa instansi sudah mendapat giliran, mulai dari Satpol PP, Dinas PUPR, dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Palembang.
“Untuk menutupi semua kebutuhan vaksin masih belum bisa karena jumlahnya terbatas, tetapi selalu diajukan ke pusat agar bisa memvaksin semua masyarakat,” katanya, Rabu (3/3/2021).
Sementara itu Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, dirinya memantau secara langsung untuk memastikan agar para ASN di Dinas PUPR mendapatkan vaksin Sinovac. Ini dikhususkan untuk para pegawai yang berkaitan dengan pelayanan publik.
“Hari ini ada tiga sasaran pelaksanaan vaksinasi lain yakni Anggota Dewan DPRD Kota Palembang di RSUD Bari, pegawai BUMD dan di Pasar Cinde juga untuk para pedagang pasar,” katanya.
Kota Palembang menerima kuota vaksin di tahap pertama mencapai 29 ribu vial, sedangkan di tahap kedua Kota Palembang mendapatkan alokasi 6.080 vial.
“Kita terus coba ajukan agar Palembang bisa mendapatkan lebih banyak kuota vaksin, mengingat target sasaran vaksinasi Covid-19 Kota Palembang mencapai 1,1 juta. Kita harap seluruh lapisan masyarakat menerima vaksin nantinya, namun untuk sementara bertahap dulu,” katanya.
Ia mengingatkan, semua ASN Pemkot Palembang tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Mau kemana pun harus selalu gunakan masker,” katanya.
Sementara itu, PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Fauziah MKes mengatakan, kuota vaksin yang disediakan 761 Vial disediakan untuk pelayanan publik. Dengan peruntukan jumlah tersebut bagi 3.805 petugas pelayanan.
“Untuk pelayanan publik untuk dua dosis dalam satu Vial, jarak antara dosis satu dan dua selama 14 hari,” katanya. (Iya)











