Rajut Kebersamaan Dengan Seni, Herman Deru Ikut Baca Puisi di BKB

Sabtu, 31 Agustus 2019
Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri kegiatan Kenduri Sajak di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (31/8/2019) malam.

Palembang, Sumselupdate.com – 

 

Read More

Di bawah langit warna pelangi

Melantun kidung anak negeri

Dalam tingkah serunai mendayu

Dari tanah papua hingga tanah melayu

 

Negeri gema ripah lo jinawi

Di bawah kibar merah putih

Dalam bingkai NKRI

 

Di tanah Nusantara

Kami bukan sekadar nyanyikan lagu merdeka

Karena kemenangan direbut dengan darah dan air mata Oleh para pejuang yang gagah perkasa

 

Nusantara rumah kita

Warisan leluhur

Untuk putra-putri bangsa

 

Itulah puisi yang dibacakan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri kegiatan Kenduri Sajak: Mengindahkan Persatuan Indonesia.

Kegiatan bekerja sama dengan LPP RRI Kota Palembang dan Kodam II Sriwijaya berlangsung di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (31/8/2019) malam.

Usai membaca puisi, sontak tepuk tangan yang meriah para tamu dan masyarakat yang hadir.

Tak hanya Gubernur Herman Deru yang membacakan puisi,  bahkan kegiatan ini juga diisi oleh puisi Direktur Utama LPP RRI Muhammad Rohanudin, Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Aliandra Pati Gantada.

Gubernur Sumsel Herman Deru menerima lukisan saat menghadiri kegiatan Kenduri Sajak di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (31/8/2019) malam.

 

Turut  membaca puisi Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli, Kasdam II/Sriwijaya Brigjend TNI Syafrial dan Sultan Mahmud Badarudin IV Jayo Wikramo RM Fauwaz Prabudiraja  serta Seniman Senior/Penyair Anwar Putra Bayu, dan Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar.

“Saya bangga dan saya apresiasi atas gagasan kegiatan pada malam hari ini,” kata Gubernur Herman Deru

Dikatakan Gubernur, sebenarnya kegiatan ini lanjutan dari kegiatan Kapolda bersama Forkompimda Sumsel pada beberapa waktu yang lalu.

Gubernur Sumsel Herman Deru bersalaman dengan Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar saat menghadiri kegiatan Kenduri Sajak di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (31/8/2019) malam.

 

Dia menilai, ternyata kebersamaan itu tidak harus dengan senjata akan tetapi juga bisa dengan seni.

“Jadi berajut kebersamaan itu tidak harus dengan kekerasan tapi bisa dengan seni seperti ini. Alhamdulilah sampai sekarang di saat yang lain panas kita cool,” tuturnya. (rel)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts