Puncak Kemarau, Empat Daerah Masuk Katagori Rawan Tinggi Karhutla

Writer: - Sabtu, 9 Agustus 2025
Petugas saat padamkan api di Ogan Ilir. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat 152 kejadian karhutla yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengungkapkan empat daerah masuk kategori rawan tinggi. Ogan Ilir menjadi zona merah dengan jumlah kejadian terbanyak, mencapai 64 kali. Sementara Muara Enim, Musi Banyuasin (Muba), dan Ogan Komering Ilir (OKI) masuk zona oranye karena mencatat lebih dari 16 kejadian.

Read More

Meski jumlahnya terus bertambah, seluruh titik api berhasil dipadamkan melalui upaya satgas darat dan udara. Sebagian wilayah masih tertolong oleh hujan lokal,” ungkap Sudirman, Sabtu (9/8/2025).

Selain itu, sembilan daerah lain berada di zona kuning, di antaranya Banyuasin (12 kejadian), PALI (7), Musi Rawas (4), dan Prabumulih (2). Lima daerah lain—Palembang, Lahat, Empat Lawang, Lubuklinggau, dan Musi Rawas Utara—masing-masing mencatat satu kejadian.

Sudirman menyebut pihaknya masih menunggu data resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait luasan area terbakar.

Baca juga : Polres Pagaralam Ikuti Pelatihan Penanggulangan Karhutla di Jakabaring Palembang

“Data sebelumnya mencatat lebih dari 43,08 hektare, kemungkinan angkanya akan bertambah,” jelasnya.

BPBD Sumsel mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat potensi. (**)

Baca juga : BPBD Sumsel Fokus Lima Daerah Darurat Karhutla

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts