Palembang, Sumselupdate.com – Puluhan petugas gabungan dari Direktorat Narkoba Polda Sumsel, BNNP, Brimob dan POM AD, melakukan giat razia di cafe Penungkal Soekarno Hatta, Kamis (29/12/2016) malam. Saat razia, satu persatu para pengunjung digeledah untuk mencari barang yang diduga narkoba. Namun hampir satu jam memeriksa pengunjung petugas tidak menemukan narkoba.
Tidak henti di situ, petugas melanjutkan razia. Di cafe lainnya, seperti Cafe Mastaria dan Karaoke Jalan Tanjung Api-Api, lagi-lagi di tempat ini petugas tidak mendapatkan hasil. Terakhir petugas melakukan razia di cafe RD2 di Jalan Kolonel H Burlian. Meski tidak menemukan orang yang membawa narkoba, tetapi petugas mengamankan sembilan orang yang urinenya positif mengandung methavitamin.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengungkapkan, razia bersama gabungan Ditresnarkoba bersama BNNP dengan diback up Brimob dan Pom AD, merupakan Operasi Cipta Kondisi menjelang tahun baru dengan sasaran utamanya adalah narkoba.
“Dalam razia ini kita membagi menjadi tiga tim sasaran utamanya adalah tempat hiburan malam yang menjadi tempat peredaran narkoba, setelah kami lakukan razia ternyata ada yang sepi dan ada yang ramai,” ujarnya.
Lanjut mantan Kapolresta Palembang ini, jika dari hasil razia ditemukan adanya peredaran narkoba di dalam cafe maupun diskotik, maka pihaknya tidak akan memberi peluang kepada para pengelola, termasuk merekomendasikan kepada Intelkam agar tidak memberikan izin.
“Untuk hasil dari giat razia yang kami lakukan untuk narkoba tidak ditemukan, namun ada beberapa orang yang urinenya positif mengandung narkoba, dan beberapa alat hisap sabu yang kami temukan,” tukasnya. (tra)











