Palembang, Sumselupdate.com — Kepedulian terhadap tingginya angka stunting di Sumatera Selatan menjadi titik awal langkah Tri Yulia Rizki Ananda dalam menghadirkan solusi nyata.
Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, ia membangun dapur sehat yang tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga membawa harapan bagi masa depan anak-anak.
Program dapur MBG tersebut mulai berjalan sejak 6 Januari 2025. Berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi gizi anak yang belum merata, Tri Yulia memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang layak.
“Motivasi awal kami adalah stunting. Kami ingin meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekaligus menurunkan angka stunting di Sumsel,” ujar Tri Yulia, yang dikenal sebagai pelopor MBG di Sumsel, Selasa (21/4/2026).
Namun, upaya membangun gerakan sosial berbasis pangan ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat terhadap program tersebut.
“Di lapangan, yang paling sulit adalah bagaimana masyarakat bisa menerima dan mau bekerja sama dengan program ini,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga memastikan kualitas dan keamanan pangan. Seluruh relawan dibekali pelatihan khusus, mulai dari penanganan makanan, sertifikasi higienis, hingga standar halal.
Dengan standar tersebut, dapur MBG tidak sekadar memasak, tetapi juga menjamin makanan yang disajikan tetap aman dan layak konsumsi hingga sampai ke tangan penerima manfaat.
Tri Yulia mengungkapkan, dampak program ini mulai terlihat. Anak-anak penerima manfaat menunjukkan perubahan positif, seperti meningkatnya semangat belajar dan kehadiran yang lebih rutin di sekolah. Selain itu, program ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
“Manfaat nyata MBG bagi anak-anak yakni mereka lebih rajin ke sekolah, dan masyarakat sekitar yang sebelumnya menganggur kini dapat bekerja,” katanya.
Ia berharap program MBG dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas generasi muda di Sumatera Selatan.
“Harapan kami sederhana, program ini bisa terus berjalan dan memberi dampak nyata, agar anak-anak kita tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
(**)











