Program 100.000 Sultan Muda Sumsel Berlanjut, OJK Sisir Lima Kabupaten dan Kota

Writer: - Selasa, 24 Juni 2025
Foto bersama.

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca peluncuran Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan dan Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) 16 Mei 2025 lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan kembali turun menyisir lima kabupaten dan kota.

OJK Sumsel makin gencar melanjutkan program Literasi, Inklusi Keuangan, Business Matching serta pemberdayaan UMKM melalui kegiatan Sultan Muda Sumsel Goes to Kabupaten-Kota dilima wilayah strategis.

Read More

OJK tak sendiri, kali ini bersama Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten Kota, Industri Jasa Keuangan (BPD Sumsel Babel dan BPJS Ketenagakerjaan). Kelima daerah strategi itu meliputi Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Pagaralam, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan dan Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) yang telah dilaksanakan pada 16 Mei 2025.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) masing-masing kabupaten/kota, dan bertujuan menjangkau pelaku UMKM secara langsung melalui edukasi Literasi keuangan, Inklusi Keuangan, Business Matching kepada para UMKM.

Baca juga : Gubernur Herman Deru Resmikan SMSC, Wujudkan 100.000 Sultan Muda di Sumsel

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kota atau yang mewakili, menyampaikan program ini menjawab langsung kebutuhan di lapangan.

“Dengan hadirnya edukasi, akses pembiayaan, dan dukungan konkret, UMKM kami semakin percaya diri dan siap berkembang di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Selanjutnya dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan atau yang mewakili, juga menyampaikan program ini menunjukkan bagaimana kolaborasi antara OJK, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan Industri Jasa Keuangan dapat membuka jalan baru bagi wirausaha muda dan UMKM di daerah.

Senada dengan itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto yang menyampaikan pihaknya ingin membuktikan bahwa Sultan Muda bukan sekadar program, tapi gerakan nyata untuk mengubah wajah ekonomi desa dan kabupaten.

Baca juga : Dukung Program 100.000 Pengusaha Muda Sumsel, OJK Siap Bentuk Sultan Muda Sumsel Center

“Melalui kunjungan ini, kami membawa Akses Keuangan, Literasi dan Inklusi Keuangan serta semangat usaha langsung ke tangan pelaku UMKM,” katanya.

OJK menggandeng berbagai pihak untuk memperkuat dampak kegiatan, termasuk Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kota, serta Industri Jasa Keuangan seperti Bank Sumsel Babel dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan menghadirkan pelaku UMKM sebagai peserta utama, mendapatkan penjelasan mengenai akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), perlindungan sosial ketenagakerjaan, serta membuka kesempatan diskusi langsung dengan pihak perbankan dan asuransi.

Kehadiran program ini diharapkan memperkuat upaya transformasi UMKM agar naik kelas melalui kolaborasi nyata lintas sektor dan memanfaatkan ekosistem yang sudah tersedia, mulai dari edukasi, pelatihan, hingga pembiayaan dan pasar ekspor.

Sultan Muda Sumsel tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga penggerak regenerasi wirausaha muda yang siap tumbuh dan berkembang untuk pertumbuhan ekonomi daerah. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts