PPKM Mikro di Palembang Mulai Berlaku Besok, Mall dan Pusat Perdagangan Beroperasi Sampai Pukul 17.00 WIB

Kapolrestabes Palembang, Brigjen Pol Irvan Prawira melakukan sosialisasi pengetatan dan PPKM Mikro di Palembang, Kamis (8/7/2021).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Pengetatan dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mmasyarakat (PPKM) Mikro di Kota Palembang mulai efektif berlaku Jumat (9/7/2021) besok.

Read More

Salah satu poin isi dari Pengetatan dan PPKM Mikro itu adalah pusat pemberlanjaan atau mall dan pusat perdagangan hanya boleh beroperasi sampai dengan pukul 17.00 WIB.

Di samping itu, tamu acara pernikahan hanya 30 orang dan tidak disertai makan di tempat. Kemudian, kapasitas tamu acara syukuran, khitanan, dan hajatan hanya 25 persen erta tidak menyediakan makan di tempat.

Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Kota Palembang, Brigjen Pol Irvan Prawira saat ditemui di Mapolrestabes  Palembang dalam persiapan sosialisasi PPKM, Kamis (8/7/2021).

Kapolrestabes Palembang, Brigjen Pol Irvan Prawira melakukan sosialisasi pengetatan dan PPKM Mikro di Palembang, Kamis (8/7/2021).

“Mulai tanggal 6 Juli 2021 tadi kita sudah sosialisasi pengetatan dan PPKM sampai hari ini dan besok mulai efektif berlaku,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Brigjen Pol Irvan Prawira, PPKM tersebut ditujukan oleh pemerintah pusat kepada 43 kota yang ada di Indonesia termasuk Kota Palembang dan Kota Lubuklinggau yang sampai saat ini statusnya menglhawatirkan

“Untuk itu mulai kemaren kita telah perketat dan sosialisasikan pembelakukan PPKM, bersamaan dengan  pembatasan kendaraaan genap dan ganjil. Mudah- mudahan Dishub dan Sat Pol PP dapat melaksanakannya dengan baik,” jelasnya.

Isi Poin Pengetatan dan PPKM di Kota Palembang.

Ia mengungkapkan tujuan diberlakukannya aturan ini selain dapat berimplikasi terhadap mobilitas pergerakkan masyarakat, juga agar masyarakat terbiasa sehingga pandemi Corona segera berakhir. (**)

Berikut Isi Poin Pengetatan dan PPKM di Kota Palembang:

-Berlaku mulai 06-20 Juli 2021

– 75 persen WFH (Work Froam Home)

– 25 persen aktivitas WFO (Work From Office)

-100% aktivitas belajar melalui daring

– 25 % dari kapasitas makan minum di tempat dan jam operasional  sampai pukul 17.00 WIB.

-Layanan pesan antar dibawa pulang sampai dengan pukul 20.00 WIB.

-Bagi Restoran hanya melayani pesan antar atau dibawa pulang.

-Bagi restoran yang melayani pesan antar dapat beroperasi jam 24 jam

-Pusat pemberlanjaan atau mall, pusat perdagangan beroperasi sampai dengan pukul 17.00 WIB.

-Tamu acara pernikahan hanya 30 orang dan tidak disertai makan di tempat.

-Kapasitas tamu acara syukuran, khitanan, dan hajatan hanya 25% serta tidak menyediakan makan di tempat.

-Kegiatan seni budaya, rapat, seminar harus online atau daring.

-Area publik (taman, tempat wisata, dll) ditutup untuk sementara waktu.

-Pembatasan transportasi umum diatur kapasitas dan jam operasionalnya serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

-Zona orange, merah, dan hitam kegiatan keagamaan diwajibkan di rumah. Bila status daerah tersebut di luar ketentuan, kegiatan keibadah boleh dilakukan di masjid namun, tetap menerapkan protokol kesehatan.

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.