Ponsel Lenyap Usai Diajak Ngobrol OTD di Ruang Ganti Tempat Rekreasi

Senin, 2 Oktober 2017
Irka Yani didampingi temanya melapor ke SPKT Polresta Palembang.

Palembang, Sumselupdate.com – Tidak terima ponselnya telah hilang di ruang ganti loker wanita Water Fun Opi Palembang, Irka Yani (23) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Duren, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang melapor ke SPKT Polresta Palembang, Senin (2/10/2017).

Kepada petugas korban yang ditemani sahabatnya menuturkan, perisitwa yang dialaminya terjadi Minggu (1/10) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu ia dan kelurganya menghabiskan waktu bermain air dan saat hendak mengambil baju yang ada di loker ganti wanita, dirinya berbincang dengan sesama pengunjung.

Read More

“Ada ibu-ibu yang mengajak saya mengobrol di ruang ganti. Namun, saat melihat HP saya di dalam loker ganti baju sudah tidak ada lagi. Dia (pelaku) sempat bilang ke saya. Hati-hati nanti kunci lokernya ketinggalan,” katanya.

Ia mengaku awalnya tak mencurigai pelaku yang mengajaknya ngorol bersama dirinya. Namun saat melihat rekaman CCTV orang tersebut lah yang telah mencuri ponselnya. “Di dalam HP itu ada uang Rp200 ribu,” tuturnya.

Sementara itu, KA SPK Terpadu Polresta Palembang Ipda Abdul Wahab saat ditemui membenarkan telah terjadi pencurian HP merek Oppo dengan tipe F1 S warna Gold di ruagg ganti loker wanita Water Fun Opi.

“Setelah menerima laporan kita langsung melakukan olah TKP dan dari hasil rekaman CCTV yang ada di Water Fun Opi, korban ketinggalan kunci loker serta pelaku langsung mengambilnya ponsel tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Humas Water Fun OPI Lena Adipratiwi saat ditemuin awak media membenarkan, memang ada pengunjung yang komplain karena merasa kehilangan HP miliknya. “Memang benar ada, akan tetapi pengunjung lalai meletakan kunci lokernya dan HP-nya pun langsung diambil pelaku,” katanya.

Saat ditanya mengenai keamanan yang diterapkan di Water Fun OPI dirinya mengakui keamanan yang pihkanya terapkan sudah sangat maksimal. “Kalau untuk security kita menempatkan di pintu depan, mobile dan saat akan masuk pun petugas melakukan pemeriksaan dan ketika keluar memang tidak diperiksa kembali,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, dengan adanya kejadian ini diimbau agar pengunjung lebih awas terhadap barang masing-masing.  “Kita siap membantu pihak kepolisian apabila korban melapor kepolisian dan memberikan rekaman CCTV-nya,” katanya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts